www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Waduh, Air Satu Galon Dijual Rp 20 Ribu di Kecamatan Pelangiran
Selasa, 22-09-2015 - 09:13:53 WIB

TERKAIT:
   
 

PELANGIRAN, Riau12.com-Sejak kemarau panjang melanda daerah ini, warga menjadi kesulitan air bersih untuk keperluan minum dan memasak. Akibatnya, harga air galon pun melonjak sampai Rp 15.000 sampai 20.000 di Kecamatan Pelangiran.

Karena selama ini warga yang tinggal di pesisir Inhil, memanfaatkan air hujan untuk keperluan minum dan memasak. Sehingga saat musim kemarau, mereka kesulitan air bersih hingga harus membeli air galon. Karena bak penampungan air hujan warga sudah kering.

"Sehingga kebutuhan air galon di daerah kami sangat besar, sampai harganya meningkat jadi Rp 15.000 sampai 20.000 pergalon," ungkap Hamsan, warga Pelangiran, Senin (21/9/15) kemarin.

Disebutkan, mahalnya harga air galon ini dikarenakan harus didatangkan dari Tembilahan dan Kepulauan Riau. Besarnya kebutuhan masyarakat akan air bersih, maka kemarin pasokan air galon di daerah ini sempat habis.

Warga mengakui memang di Kecamatan Pelangiran ini, ada air PDAM tetapi tidak bisa dikonsumsi, karena kondisinya berwarna merah khas air kawasan tanah gambut.

"Air PDAM yang ada di Pelangiran kondisinya berwarna merah karena struktur tanah di wilayah ini gambut, itu pun tidak jalan 24 jam, hanya 3 sampai 5 jam pada siang hari," tambah Hamsan.

Sehingga banyak warga yang menggunakan mesin pompa air untuk mendapatkan air buat keperluan mandi, cuci dan lainnya.

Sebagai catatan, padahal di daerah ini banyak terdapat perusahaan skala besar, namun keberadaan mereka tidak memberikan dampak berarti bagi warga setempat. Padahal, melalui program CSR nya mereka dapat membantu kebutuhan air bersih warga di wilayah operasionalnya.(r12/rtc)



 
Berita Lainnya :
  • Waduh, Air Satu Galon Dijual Rp 20 Ribu di Kecamatan Pelangiran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved