www.riau12.com
Senin, 01-Desember-2025 | Jam Digital
16:28 WIB - Studi Harvard 85 Tahun Ungkap Pekerjaan Paling Bikin Tidak Bahagia | 16:20 WIB - Minim PJU, Truk Kontainer Kembali Tabrak Portal di Jembatan Siak I Pekanbaru | 09:41 WIB - BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Petir Landa Kuansing, Inhu, dan Inhil Sore Hingga Dini Hari Ini | 16:00 WIB - Riau Job Fair 2025 Dibuka 2–4 Desember, 61 Perusahaan Tawarkan 2.437 Lowongan Kerja | 15:50 WIB - Kesabaran Menghadapi Bencana, Janji Kemenangan dari Allah SWT bagi Orang Beriman | 15:41 WIB - DPRD Kampar Resmi Sahkan APBD 2026 Senilai Rp 2,65 Triliun, Bupati Apresiasi Kerja Keras Dewan
 
Pemajuan Budaya Melayu, Anggota DPRD Riau Usulkan Intervensi Pemerintah Terhadap Penggunaan Tanjak
Sabtu, 16-08-2025 - 10:10:42 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU-Riau12.com - Dalam upaya pemajuan Budaya Melayu, Anggota DPRD Riau Andi Darma Taufik mengusulkan agar ada kebijakan atau intervensi pemerintah daerah terhadap penggunaan tanjak dalam satu hari.

Apalagi saat ini sedang berlangsung Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan Melayu. Tentunya, kata dia, simbol-simbol Melayu itu harus ditampakkan.

"Tentu harapan kita masyarakat pada umumnya ada intervensi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terkait budaya Melayu. Minimal kita dalam satu hari itu ada bertanjak," ujar Andi, Jumat (15/8/2025).
Politisi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) Indragiri Hilir itu menyebut, seluruh elemen harus menggunakan tanjak, mulai dari tukang parkir, security, pelayanan, dan seluruh masyarakat sehari-hari menggunakan tanjak.

"Sehingga dengan kegiatan budaya ini, minimal UMKM perajin tanjak bisa aktif. Kita tanya diri kita sendiri, ada berapa tanjak yang kita punya, tidak usah berbicara soal budaya, tapi tanjak adalah simbol dair kebudayaan Melayu," katanya.

Dia berharap, kebijakan Pemprov Riau mewajibkan dalam satu hari menggunakan tanjak dapat terealisasi. Hal ini juga akan berdampak kepada kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya perajin tanjak.

"Dengan kebijakan itu, perajin-perajin tanjak yang ada di Provinsi Riau, bisa menambah nilai ekonomi untuk mereka," pungkasnya.
Ia tak memungkiri, saat ini Pemprov Riau telah menerapkan penggunaan baju melayu dalam satu hari kerja. Namun begitu, dia juga berharap ada penggunaan tanjak sebagai simbol Melayu Riau.(***)

Sumber: Cakaplah 




 
Berita Lainnya :
  • Pemajuan Budaya Melayu, Anggota DPRD Riau Usulkan Intervensi Pemerintah Terhadap Penggunaan Tanjak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    6 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved