Ringankan Beban Orang Tua, Baznas Riau Salurkan Bantuan Seragam Sekolah ke 15 Ribu Siswa
Riau12.com-PEKANBARU – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau menyiapkan program bantuan pakaian seragam sekolah bagi siswa kurang mampu. Mulai tahun 2026, sebanyak 15 ribu set pakaian seragam akan disalurkan kepada siswa yang dinilai berhak menerima bantuan tersebut.
Ketua Baznas Riau, Masriadi Hasan, Lc, MSh, mengatakan jumlah penerima bantuan tersebut didasarkan pada data yang dihimpun dari sekolah-sekolah di seluruh wilayah Riau. Program ini menyasar siswa tingkat SMA, SMK, Madrasah Aliyah, hingga santri di pesantren.
“Jumlah ini sesuai dengan data yang telah kami himpun dari sekolah-sekolah di seluruh Riau, baik SMA, SMK, Madrasah Aliyah hingga pesantren,” ujar Masriadi, Jumat (19/12/2025).
Dalam menghimpun data siswa kurang mampu, Baznas Riau menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan. Kerja sama tersebut dilakukan untuk memastikan data penerima bantuan lebih akurat dan tepat sasaran.
Masriadi menjelaskan, program bantuan seragam sekolah sejatinya telah dimulai sejak tahun 2024. Pendidikan menjadi salah satu fokus utama Baznas Riau karena masih banyak masyarakat kurang mampu yang mengeluhkan tingginya biaya pendidikan, termasuk kebutuhan seragam sekolah.
“Pendidikan memang menjadi perhatian khusus bagi Baznas Riau. Dari hasil pantauan dan laporan yang kami terima, salah satu keluhan utama masyarakat kurang mampu adalah soal seragam sekolah,” katanya.
Meski menjalin kerja sama dengan pemerintah, Masriadi menegaskan terdapat batasan yang harus dijaga sesuai dengan aturan dan prinsip Baznas. Bantuan seragam sekolah hanya diberikan kepada siswa dari kalangan tidak mampu.
“Jika pemerintah juga memiliki program seragam sekolah gratis, Baznas hanya menyalurkan bantuan kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Ini sesuai dengan tujuan pendirian Baznas, yakni membantu kaum muslim dari golongan yang membutuhkan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa mekanisme penyaluran bantuan di Baznas berbeda dengan lembaga lain. Bantuan wajib sampai langsung ke tangan penerima. Untuk itu, Baznas Riau mentransfer dana bantuan langsung ke rekening siswa penerima dengan besaran Rp400 ribu per siswa.
Pihak sekolah kemudian diminta untuk memantau penggunaan bantuan tersebut agar benar-benar digunakan untuk membeli pakaian seragam. Masriadi menegaskan bahwa dalam proses penyaluran ini, Baznas tidak dapat diintervensi oleh lembaga mana pun.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Baznas Riau melakukan proses verifikasi secara menyeluruh. Verifikasi dilakukan mulai dari pemeriksaan administrasi hingga pengecekan faktual di lapangan, guna memastikan penerima benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu.
Pada tahap awal pelaksanaan program di tahun 2024, Baznas Riau menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada 2.200 siswa sekolah negeri. Saat itu, bantuan belum menyentuh siswa sekolah swasta dan pesantren.
“Alhamdulillah, sekarang jumlah penerima terus bertambah dan sudah mencakup siswa sekolah swasta serta pesantren,” ujar Masriadi.
Ia juga menyampaikan bahwa perkembangan Baznas di Provinsi Riau cukup menggembirakan. Hal ini terlihat dari meningkatnya kesadaran masyarakat muslim di Riau dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Untuk tahun 2025, Baznas Pusat menargetkan penerimaan zakat di Riau sebesar Rp64 miliar. Namun hingga saat ini, realisasi penerimaan diperkirakan mencapai Rp56 hingga Rp57 miliar.
“Tahun sebelumnya penerimaan Baznas di Riau mencapai Rp63 miliar. Salah satu faktor yang cukup berpengaruh adalah tingginya kepedulian masyarakat Riau terhadap isu kemanusiaan, khususnya untuk membantu Palestina,” pungkasnya.
Komentar Anda :