www.riau12.com
Senin, 01-Desember-2025 | Jam Digital
16:28 WIB - Studi Harvard 85 Tahun Ungkap Pekerjaan Paling Bikin Tidak Bahagia | 16:20 WIB - Minim PJU, Truk Kontainer Kembali Tabrak Portal di Jembatan Siak I Pekanbaru | 09:41 WIB - BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Petir Landa Kuansing, Inhu, dan Inhil Sore Hingga Dini Hari Ini | 16:00 WIB - Riau Job Fair 2025 Dibuka 2–4 Desember, 61 Perusahaan Tawarkan 2.437 Lowongan Kerja | 15:50 WIB - Kesabaran Menghadapi Bencana, Janji Kemenangan dari Allah SWT bagi Orang Beriman | 15:41 WIB - DPRD Kampar Resmi Sahkan APBD 2026 Senilai Rp 2,65 Triliun, Bupati Apresiasi Kerja Keras Dewan
 
Kepala Sekolah di Kampar Keluhkan Ancaman Pergeseran Jabatan Tanpa Dasar Kinerja
Jumat, 14-11-2025 - 09:37:26 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Sejumlah kepala sekolah SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Kampar mengeluhkan adanya ancaman pergeseran jabatan yang dinilai tidak berdasarkan pada penilaian prestasi kerja. Mereka menuding adanya pengaruh pihak-pihak tertentu yang ingin mengatur posisi kepala sekolah tanpa melalui mekanisme yang semestinya.


Keluhan tersebut disampaikan kepada anggota DPRD Riau dari Fraksi Gerindra, H Edi Basri SH MSi, saat ia melakukan kegiatan reses di daerah pemilihannya di Kabupaten Kampar.


“Teman-teman Kepala Sekolah saat saya reses di Dapil Kampar mengeluhkan adanya ancaman pergeseran posisi tanpa didasari oleh penilaian prestasi, tapi karena relasi orang-orang tertentu yang ingin menggeser posisi mereka. Ini tentu bukan mekanisme yang baik,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).


Edi Basri menilai persoalan ini menunjukkan lemahnya sistem perencanaan dan tata kelola di Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Ia menegaskan akan meminta klarifikasi terkait dasar munculnya keresahan tersebut.


“Kita akan mempertanyakan ke Dinas Pendidikan apa dasar-dasar munculnya kekhawatiran ini. Kalau memang benar ada pihak di luar sistem yang ikut bermain, tentu ini harus dikoreksi,” tegasnya.


Sebagai langkah perbaikan, ia mendorong agar proses mutasi, rotasi, maupun penggantian kepala sekolah di masa mendatang benar-benar mengedepankan penilaian kinerja dan penerapan merit sistem. Menurutnya, keputusan yang didasari kedekatan personal akan berdampak buruk bagi dunia pendidikan.


“Kalau kebijakan seperti ini terus terjadi, tentu akan memperburuk citra dunia pendidikan kita ke depan,” tutupnya.


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Kepala Sekolah di Kampar Keluhkan Ancaman Pergeseran Jabatan Tanpa Dasar Kinerja
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    6 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved