www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kepala Sekolah di Kampar Keluhkan Ancaman Pergeseran Jabatan Tanpa Dasar Kinerja
Jumat, 14-11-2025 - 09:37:26 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Sejumlah kepala sekolah SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Kampar mengeluhkan adanya ancaman pergeseran jabatan yang dinilai tidak berdasarkan pada penilaian prestasi kerja. Mereka menuding adanya pengaruh pihak-pihak tertentu yang ingin mengatur posisi kepala sekolah tanpa melalui mekanisme yang semestinya.

Keluhan tersebut disampaikan kepada anggota DPRD Riau dari Fraksi Gerindra, H Edi Basri SH MSi, saat ia melakukan kegiatan reses di daerah pemilihannya di Kabupaten Kampar.

“Teman-teman Kepala Sekolah saat saya reses di Dapil Kampar mengeluhkan adanya ancaman pergeseran posisi tanpa didasari oleh penilaian prestasi, tapi karena relasi orang-orang tertentu yang ingin menggeser posisi mereka. Ini tentu bukan mekanisme yang baik,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Edi Basri menilai persoalan ini menunjukkan lemahnya sistem perencanaan dan tata kelola di Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Ia menegaskan akan meminta klarifikasi terkait dasar munculnya keresahan tersebut.

“Kita akan mempertanyakan ke Dinas Pendidikan apa dasar-dasar munculnya kekhawatiran ini. Kalau memang benar ada pihak di luar sistem yang ikut bermain, tentu ini harus dikoreksi,” tegasnya.

Sebagai langkah perbaikan, ia mendorong agar proses mutasi, rotasi, maupun penggantian kepala sekolah di masa mendatang benar-benar mengedepankan penilaian kinerja dan penerapan merit sistem. Menurutnya, keputusan yang didasari kedekatan personal akan berdampak buruk bagi dunia pendidikan.

“Kalau kebijakan seperti ini terus terjadi, tentu akan memperburuk citra dunia pendidikan kita ke depan,” tutupnya.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • Kepala Sekolah di Kampar Keluhkan Ancaman Pergeseran Jabatan Tanpa Dasar Kinerja
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved