www.riau12.com
Rabu, 29-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Penawaran Jet Tempur dari Pakistan ke Arab Saudi
Jumat, 16-01-2026 - 15:24:06 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12. Com - Arab Saudi berpotensi menjadi negara Arab kedua yang membeli jet tempur multiperan JF-17 Thunder buatan Pakistan. Kesepakatan yang dilaporkan tersebut dapat menempatkan Riyadh pada jalur untuk memperoleh armada pesawat tempur canggih paling beragam di seluruh Timur Tengah.

 

Kerajaan kaya raya di Timur Tengah tersebut sedang membahas penyelesaian pinjaman sebesar 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 33,7 triliun kepada Pakistan sebagai imbalan atas sejumlah jet JF-17 yang tidak ditentukan, menurut laporan Reuters pada Rabu pekan lalu. Nilai total kesepakatan yang belum dikonfirmasi tersebut bisa mencapai 4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 67,4 triliun, dengan Riyadh akan mengeluarkan tambahan 2 miliar dolar AS untuk peralatan setelah Islamabad membayar utangnya melalui pasokan pesawat tempur.

 

Berita itu muncul hanya sebulan setelah Reuters juga melaporkan bahwa Pakistan menandatangani kontrak penting untuk menjual JF-17 kepada kelompok Tentara Nasional Libya, yang mengendalikan dan memerintah Libya timur. Kesepakatan itu tampaknya merupakan penjualan pertama jet Pakistan ke negara Arab.

 

Kesepakatan Libya dilaporkan mencakup 16 unit jet JF-17 dan peralatan militer lainnya yang tidak ditentukan dengan perkiraan nilai 4-4,6 miliar dolar AS. Pada awal 2025, Pakistan mengamankan kontrak menguntungkan untuk menjual 40 unit JF-17 ke Azerbaijan berdasarkan perjanjian pertahanan senilai 4,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 77,5 triliun.

 

Oleh karena itu, dapat diasumsikan bahwa Riyadh mungkin akan mengakuisisi antara 16 hingga 40 jet JF-17 berdasarkan kesepakatan terbaru yang dilaporkan. Dikutip dari Forbes, Arab Saudi juga pasti akan mencari varian JF-17C Block III terbaru, yang dilengkapi dengan radar array pemindaian elektronik aktif dan kompatibel dengan rudal udara-ke-udara jarak jauh PL-15 China yang tangguh.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • Penawaran Jet Tempur dari Pakistan ke Arab Saudi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved