www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Thailand Berikan Kompensasi Rp1,03 Miliar per Keluarga Korban Meninggal Banjir di Songkhla
Rabu, 03-12-2025 - 11:15:29 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-BANGKOK – Pemerintah Thailand memutuskan memberikan kompensasi sebesar 2 juta baht atau sekitar Rp1,03 miliar untuk setiap keluarga korban meninggal akibat banjir di Songkhla. Keputusan ini diumumkan pada Senin (1/12) pukul 12.05 waktu setempat setelah rapat di Government House yang dipimpin juru bicara pemerintah sekaligus juru bicara Emergency Flood Crisis Operations Centre (EFCOC), Siripong Angkasakulkiat.

Siripong menjelaskan bahwa kebijakan itu diambil setelah Perdana Menteri Anutin Charnvirakul melakukan peninjauan langsung di Hat Yai dan mendengar keluhan warga mengenai lambatnya proses birokrasi. Atas dasar itu, Anutin memerintahkan EFCOC dan Departemen Pengelolaan Bencana dan Pencegahan (DDPM) untuk memangkas tahapan administrasi yang dinilai tidak perlu.

Dalam pelaksanaannya, DDPM akan menggunakan peta banjir digital dan data pendaftaran rumah tangga online dari Departemen Administrasi Provinsi sebagai rujukan. Dengan sistem ini, keluarga korban tidak lagi perlu menyerahkan dokumen fisik untuk diverifikasi.

Siripong menegaskan bahwa kompensasi 2 juta baht hanya diberikan kepada keluarga korban meninggal di Songkhla yang sudah ditetapkan sebagai wilayah darurat. Sementara itu, keluarga korban di provinsi lain tetap mengikuti aturan bantuan standar dari DDPM. Pemerintah juga membuka peluang bagi korban yang meninggal akibat komplikasi tidak langsung terkait banjir untuk dipertimbangkan dalam skema khusus ini.

Selain kompensasi, EFCOC telah memerintahkan instansi lokal untuk mempercepat pembersihan sampah dan akses jalan. Target pemerintah adalah agar warga dapat kembali ke rumah dalam tujuh hari dan pemulihan penuh di Hat Yai tercapai dalam dua minggu.

Siripong menambahkan bahwa pemerintah juga memprioritaskan perbaikan layanan dasar pascabencana, termasuk fasilitas utilitas yang terdampak. "Pemerintah telah memerintahkan berbagai instansi untuk mempercepat perbaikan utilitas penting, termasuk memulihkan layanan air keran. Air keran di Hat Yai diperkirakan akan pulih sepenuhnya pada hari Rabu," ujarnya.

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah Thailand dalam menanggapi dampak banjir dan memastikan bantuan cepat serta pemulihan infrastruktur berjalan efisien.

 




 
Berita Lainnya :
  • Thailand Berikan Kompensasi Rp1,03 Miliar per Keluarga Korban Meninggal Banjir di Songkhla
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved