www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Strike Force Constantine: Penangkapan Jaringan Pedofilia Internasional di New South Wales
Selasa, 02-12-2025 - 11:52:41 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA – Polisi Australia berhasil membongkar jaringan eksploitasi seksual anak yang beroperasi di dunia maya. Empat pria ditangkap di New South Wales terkait kasus yang mengguncang masyarakat dan meninggalkan luka emosional bagi banyak pihak.

Penangkapan dilakukan pada Minggu (30/11) setelah Kepolisian New South Wales mengembangkan penyelidikan lintas negara. Para pelaku diduga merupakan bagian dari kelompok gelap yang menyebarkan konten eksploitasi anak ke jaringan internasional. Polisi saat ini fokus mengidentifikasi para korban, yang berusia mulai dari bayi hingga 12 tahun.

Komandan Divisi Kejahatan Seksual, Jayne Doherty, menyebut kasus ini sebagai salah satu kejahatan paling mengusik yang pernah dihadapinya. Ia mengatakan bahwa ribuan video ditemukan pada perangkat elektronik yang disita selama penggerebekan. Materi tersebut bahkan menggunakan simbol dan ritual untuk menyamarkan tindakan mereka.

Operasi ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang bersembunyi di balik gawai dan ruang digital. Kelompok tersebut tidak hanya berkoordinasi di Australia, tetapi juga memiliki koneksi dengan jaringan pelaku internasional.

Salah satu penangkapan yang terekam dalam video memperlihatkan aparat menggedor pintu sebuah apartemen di Waterloo. Teriakan “polisi!” menggema sebelum seorang pria berusia 26 tahun diringkus. Pria ini diduga memiliki peran sentral dalam kelompok tersebut, dan video menunjukkan kepanikan sekejap yang menandai akhir dari praktik gelap yang selama ini tersembunyi.

Penyelidikan dilakukan melalui operasi khusus bernama Strike Force Constantine, yang dijalankan sejak April. Operasi ini bertujuan memburu pelaku eksploitasi anak di dunia maya, terutama mereka yang menggunakan simbol gelap untuk memanipulasi ruang digital. Pada November, polisi mulai melacak aktivitas kelompok ini di Sydney setelah menemukan indikasi keterhubungan dengan sindikat paedophilia internasional.

Kasus ini menegaskan pesan penting: kejahatan terhadap anak dapat bersembunyi di tempat paling sunyi, dan keberanian penyidik menjadi kunci untuk membongkar praktik gelap tersebut. Polisi menegaskan bahwa penyelidikan masih berlanjut, dengan prioritas utama melindungi dan mengidentifikasi para korban.

 




 
Berita Lainnya :
  • Strike Force Constantine: Penangkapan Jaringan Pedofilia Internasional di New South Wales
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved