Dua Anggota Garda Nasional AS Ditembak di Dekat Gedung Putih, Kondisi Masih Belum Jelas
Jumat, 28-11-2025 - 14:04:51 WIB
Riau12.com-Washington DC – Dua anggota Garda Nasional Amerika Serikat dari Virginia Barat menjadi korban penembakan di pusat kota Washington DC, tak jauh dari Gedung Putih, pada Rabu, 26 November 2025, waktu setempat. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan di kawasan pusat pemerintahan AS.
Menurut keterangan kepolisian dan laporan saksi mata, penembakan terjadi di dekat Stasiun Metro Farragut West. Kedua anggota Garda Nasional sempat terlibat baku tembak dengan pelaku sebelum akhirnya tumbang. Tersangka berhasil ditahan dan dievakuasi menggunakan tandu. Hingga kini kondisi kedua korban masih simpang siur. Gubernur Virginia Barat, Patrick Morrisey, sempat menyebut mereka tewas, namun kemudian menyatakan terdapat laporan yang saling bertentangan mengenai kondisi mereka.
Saksi mata menyebut mendengar suara tembakan dan melihat sekelompok orang memberikan pertolongan pertama kepada korban yang tergeletak di tanah. Kepolisian Metropolitan DC memastikan area kejadian aman dan meminta publik untuk menghindari lokasi. Tidak ada korban lain selain kedua anggota Garda Nasional dan tersangka.
Satuan Tugas Gabungan DC mengonfirmasi bahwa beberapa anggotanya terlibat dalam insiden dan kini bekerja sama dengan kepolisian serta lembaga penegak hukum lainnya untuk mengusut kejadian.
Presiden Donald Trump telah menerima laporan awal dan bereaksi keras melalui platform Truth Social, menyatakan bahwa pelaku penembakan akan menghadapi konsekuensi yang berat. Wakil Presiden JD Vance turut menyampaikan doa bagi kedua tentara dan menekankan bahwa insiden ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi prajurit, baik aktif maupun Garda Nasional, dalam menjalankan tugas mereka.
Garda Nasional telah ditempatkan di Washington DC sejak Agustus 2025 sebagai bagian dari operasi anti-kejahatan pemerintahan Trump. Namun, pekan lalu, seorang hakim federal menyatakan pengerahan tersebut ilegal, meski belum memerintahkan mereka segera meninggalkan kota karena pemerintah masih memiliki waktu untuk mengajukan banding.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan motif penembakan dan kondisi para korban. Kejadian ini menambah perhatian publik terhadap keamanan di kawasan sekitar Gedung Putih dan jalur-jalur transportasi publik di ibu kota Amerika Serikat.
Komentar Anda :