Temui Mahmoud Abbas di Paris, Macron Bentuk Komite Bersama dan Siap Bantu Palestina Jadi Negara Merdeka
Temui Mahmoud Abbas di Paris, Macron Bentuk Komite Bersama dan Siap Bantu Palestina Jadi Negara Merdeka
Kamis, 13-11-2025 - 14:24:48 WIB
Riau12.com-PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan komitmennya untuk membantu Palestina memenuhi seluruh persyaratan menuju pembentukan negara yang layak. Hal itu disampaikan Macron saat menerima kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Istana Elysee, Paris, Selasa (11/11).
Dikutip dari Republika, Macron mengungkapkan bahwa Prancis dan Palestina sepakat membentuk sebuah komite bersama. Komite tersebut akan menangani berbagai persoalan hukum, konstitusional, dan kelembagaan guna memperkuat fondasi negara Palestina.
“Komite ini akan berkontribusi dalam penyusunan konstitusi baru berdasarkan proyek yang diajukan oleh Presiden Abbas, serta melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk berdirinya negara Palestina yang layak,” ujar Macron dalam konferensi pers bersama Abbas, dikutip dari Anadolu Agency.
Pada kesempatan itu, Macron juga menyoroti peningkatan kekerasan yang dilakukan para pemukim Israel dan percepatan proyek permukiman di wilayah Tepi Barat.
“Kekerasan pemukim dan percepatan proyek permukiman telah mencapai rekor tertinggi. Hal ini mengancam stabilitas Tepi Barat dan melanggar hukum internasional,” tegasnya.
Macron menegaskan, Prancis bersama mitra-mitranya di Eropa akan merespons apabila Israel tetap melanjutkan rencana pencaplokan wilayah Tepi Barat, baik sebagian maupun seluruhnya, termasuk jika dilakukan secara “legal” berdasarkan hukum Israel.
“Segala bentuk aneksasi Tepi Barat akan melewati garis merah,” ujar Macron mengingatkan.
Selain menyoroti isu politik, Macron juga menekankan pentingnya bantuan kemanusiaan bagi Gaza. Ia mengumumkan bahwa Prancis akan menyalurkan bantuan senilai 100 juta euro pada tahun 2025 untuk mendukung kebutuhan warga Gaza.
Bantuan tersebut meliputi pengiriman kargo darurat berisi suplemen makanan anak-anak, obat-obatan, serta peralatan medis. Selain itu, Prancis juga akan berpartisipasi dalam Konferensi Rekonstruksi Kairo guna mendukung pembangunan kembali sektor kesehatan di Gaza.
Macron menilai, stabilitas Gaza tidak akan tercapai tanpa peran aktif pasukan keamanan dan kepolisian Otoritas Palestina. Oleh karena itu, Prancis siap memperkuat kapasitas keamanan Palestina melalui misi-misi Uni Eropa, dengan lebih dari 100 personel polisi Prancis yang akan dikerahkan untuk membantu.
Komentar Anda :