www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Trump Jatuhkan Sanksi ke Raksasa Minyak Rusia, Putin Balas Tegas: Barat Akan Rugi Sendiri
Jumat, 24-10-2025 - 14:36:18 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras langkah Amerika Serikat yang kembali menjatuhkan sanksi terhadap dua perusahaan minyak terbesar Rusia, Rosneft dan Lukoil. Sanksi tersebut diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump pada Kamis, 23 Oktober 2025, sebagai bagian dari upaya menekan Kremlin untuk menghentikan perang di Ukraina.  

Langkah itu disebut sebagai perubahan besar dalam kebijakan Trump, yang sebelumnya berencana bertemu dengan Putin di Budapest untuk membahas inisiatif perdamaian. Namun, alih-alih diplomasi, Washington justru menempuh jalur tekanan ekonomi.  

Dalam pernyataannya, Putin menegaskan bahwa Rusia tetap menjadi pemain penting dalam pasar energi global. Ia memperingatkan bahwa pengurangan drastis pasokan minyak dari Rusia akan memicu lonjakan harga dunia dan justru merugikan negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat.  

“Ini, tentu saja, adalah upaya untuk menekan Rusia. Namun tidak ada bangsa yang menghargai dirinya sendiri akan tunduk di bawah tekanan,” kata Putin, dikutip dari Reuters, Jumat (24/10).  

Sanksi baru tersebut langsung mengguncang pasar global. Beberapa perusahaan minyak milik negara Tiongkok dikabarkan menangguhkan sementara pembelian minyak dari Rusia. Sementara itu, kilang-kilang di India, yang selama ini menjadi salah satu pembeli utama minyak Rusia lewat jalur laut, dilaporkan akan memangkas impor secara signifikan.  

Dampak langsungnya terasa di pasar komoditas internasional. Harga minyak dunia melonjak hingga lima persen hanya dalam hitungan jam setelah pengumuman sanksi oleh Trump. Analis memperkirakan gejolak harga bisa berlanjut apabila Rusia benar-benar membatasi ekspor minyaknya ke pasar Asia dan Eropa.  

Meski tekanan ekonomi terhadap Rusia belum terlihat signifikan dalam waktu dekat, langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat dari Trump bahwa Washington serius menekan sumber keuangan Kremlin. Langkah tersebut juga dianggap sebagai bagian dari strategi untuk memaksa Moskow menuju meja perundingan setelah lebih dari tiga tahun konflik di Ukraina.  

Menanggapi pernyataan Putin yang menilai sanksi itu tidak akan berdampak besar, Trump menanggapinya dengan nada menantang. “Saya senang dia berpikir begitu. Baiklah, kita lihat saja enam bulan dari sekarang,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.  

Pengamat menilai, kebijakan sanksi terhadap sektor energi Rusia bisa menjadi titik balik baru dalam hubungan kedua negara. Di satu sisi, AS berusaha menunjukkan kekuatan dan komitmennya terhadap Ukraina. Namun di sisi lain, kebijakan ini juga berpotensi memperburuk ketegangan geopolitik dan menimbulkan dampak domino terhadap stabilitas ekonomi global.  

Putin menutup pernyataannya dengan nada tegas, menegaskan bahwa Rusia tidak akan menyerah pada tekanan politik dan ekonomi. “Rusia telah menghadapi banyak tantangan sebelumnya, dan kami selalu bangkit. Dunia akan melihat siapa yang sebenarnya lebih siap menghadapi krisis ini,” ujarnya.





 
Berita Lainnya :
  • Trump Jatuhkan Sanksi ke Raksasa Minyak Rusia, Putin Balas Tegas: Barat Akan Rugi Sendiri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved