www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
AS dan Australia Tandatangani Kesepakatan Strategis untuk Pasokan Mineral Penting, Redam Dominasi China.
Selasa, 21-10-2025 - 14:45:42 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-WASHINGTON – Amerika Serikat dan Australia resmi menandatangani perjanjian strategis terkait pasokan tanah jarang dan mineral penting di Gedung Putih, Senin (20/10/2025) waktu setempat. Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, yang disebut sebagai tonggak penting dalam upaya memperkuat keamanan energi serta ekonomi kedua negara di tengah dominasi pasar global oleh China.

“Kami telah bekerja keras untuk ini. Kesepakatan ini penting bagi keamanan energi dan ekonomi kedua negara,” ujar Trump di hadapan wartawan, seperti dilaporkan Al-Jazeera, Selasa (21/10/2025).

Berdasarkan salinan perjanjian dari kantor Perdana Menteri Australia, kedua negara akan menginvestasikan masing-masing 1 miliar dolar AS dalam enam bulan ke depan. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan tambang serta pembangunan fasilitas pengolahan mineral penting yang menjadi bahan dasar berbagai teknologi modern.

Perjanjian ini juga mencakup penetapan harga dasar atau minimum price untuk sejumlah mineral strategis. Langkah tersebut diharapkan dapat menstabilkan pasar global yang selama ini bergantung pada kebijakan ekspor China. Penetapan harga dasar ini memberikan kepastian bagi industri tambang di negara-negara Barat yang selama ini menghadapi fluktuasi harga ekstrem akibat kontrol pasar oleh Beijing.

Menurut data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), China masih menguasai cadangan tanah jarang terbesar di dunia. Namun, Australia juga memiliki sumber daya besar dan kini berupaya memperkuat posisinya dalam rantai pasok global sebagai alternatif utama bagi negara-negara Barat.

Langkah ini sekaligus mempertegas strategi Washington dan Canberra dalam mengurangi ketergantungan terhadap China untuk pasokan bahan penting seperti litium, nikel, dan kobalt  komponen utama kendaraan listrik, turbin angin, radar militer, hingga mesin pesawat.

Australia dalam perjanjian ini juga akan membuka akses bagi sekutu strategis seperti Amerika Serikat dan Inggris terhadap cadangan mineralnya. Kebijakan ini dianggap sebagai bentuk solidaritas ekonomi sekaligus upaya memperkuat blok pasokan energi bersih di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Dengan kesepakatan tersebut, Amerika Serikat dan Australia berharap dapat menciptakan rantai pasok baru yang lebih aman, berkelanjutan, serta mampu menekan dominasi China dalam perdagangan mineral penting dunia.




 
Berita Lainnya :
  • AS dan Australia Tandatangani Kesepakatan Strategis untuk Pasokan Mineral Penting, Redam Dominasi China.
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved