www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Elevasi Waduk Koto Panjang Masih Aman, Spillway Belum Dibuka
Kamis, 25-12-2025 - 16:49:11 WIB
TERKAIT:
   
 

 

Riau12. Com - Manajemen PLTA Koto Panjang memastikan kondisi waduk masih dalam batas aman dengan elevasi 77,80 mdpl. Debit air masuk dan keluar waduk tercatat seimbang, sehingga belum diperlukan pembukaan pintu pelimpah.

Berdasarkan data dari Manajemen PLTA Koto Panjang elevasi waduk berada di angka 77,80 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah menjelaskan bahwa pada waktu tersebut debit air masuk atau inflow ke waduk tercatat 183,16 meter kubik per detik (m³/s). Sementara debit air keluar melalui turbin atau outflow berada pada angka yang sama, yakni 183,16 m³/s.

"Sebagai perbandingan, sehari sebelumnya, Rabu, 24 Desember 2025 pukul 07.00 WIB, elevasi Waduk Koto Panjang tercatat 77,59 mdpl. Pada hari itu, inflow waduk mencapai 696,5 m³/s dengan outflow turbin sebesar 331,00 m³/s. Berdasarkan data tersebut, terjadi penurunan signifikan debit inflow pada Kamis pagi dibandingkan hari sebelumnya," jelasnya. 

Dhani menyampaikan bahwa elevasi Waduk Koto Panjang saat ini masih berada dalam rentang Low Water Level (LWL), yakni antara 73,50 hingga 80,59 mdpl.

Sementara Normal Water Level (NWL) berada pada kisaran 80,60 hingga 82,99 mdpl, dan High Water Level (HWL) berada pada elevasi 83,00 hingga 85,00 mdpl.

Terkait operasional waduk, Dhani menegaskan bahwa pembukaan pintu pelimpah atau spillway hanya dilakukan dalam kondisi tertentu.

"Spillway dibuka apabila elevasi waduk berada di atas 83,00 mdpl dan inflow yang masuk ke waduk mencapai atau melebihi 1.000 m³/s," imbuhnya.

Selain itu, pembukaan spillway juga dapat dilakukan melalui mekanisme early release, yaitu pembukaan dini untuk mengantisipasi potensi debit air berlebih yang diprediksi akan masuk ke waduk.

Perhitungan early release mengacu pada prediksi curah hujan dari BMKG serta kondisi elevasi waduk terhadap kurva Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW).

Pembukaan spillway juga dapat dilakukan apabila pembangkit tidak mampu beroperasi, baik akibat gangguan peralatan listrik maupun ketika elevasi waduk berada pada atau di bawah 73,50 mdpl.

Manajemen PLTA Koto Panjang memastikan pemantauan kondisi waduk terus dilakukan secara rutin dan informasi resmi akan disampaikan kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan terbaru. 

 




 
Berita Lainnya :
  • Elevasi Waduk Koto Panjang Masih Aman, Spillway Belum Dibuka
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved