www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Naik Jadi 76,98 Mdpl, Manajemen Pastikan Masih Aman
Selasa, 16-12-2025 - 09:52:48 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KAMPAR – Permukaan air Waduk PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Riau, kembali mengalami kenaikan pada Selasa (16/12/2025) pagi. Meski demikian, manajemen memastikan kondisi waduk masih dalam batas aman dan operasional pembangkit listrik tenaga air tetap berjalan normal tanpa rencana pembukaan pintu pelimpah.

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, melalui Erikmon, menyampaikan bahwa hasil pemantauan pada pukul 07.00 WIB menunjukkan elevasi waduk berada di angka 76,98 meter di atas permukaan laut. Angka ini meningkat sekitar 18 sentimeter dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 76,80 meter di atas permukaan laut.

Menurut Erikmon, kenaikan elevasi tersebut masih tergolong wajar dan tidak mengganggu stabilitas operasional waduk. Pada waktu yang sama, debit air masuk atau inflow dan debit air keluar melalui turbin atau outflow tercatat dalam kondisi seimbang, masing-masing sebesar 311,43 meter kubik per detik.

“Kondisi inflow dan outflow yang seimbang menunjukkan pengelolaan waduk berjalan stabil meskipun terjadi kenaikan permukaan air,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sehari sebelumnya pada Senin (15/12/2025), inflow dan outflow juga tercatat seimbang di angka 310,3 meter kubik per detik dengan elevasi waduk 76,80 meter di atas permukaan laut. Kenaikan yang terjadi saat ini disebut sebagai dampak akumulasi debit air sebelumnya, terutama di tengah intensitas hujan yang mulai meningkat.

“Kenaikan ini masih terkendali dan terus kami pantau secara rutin. Kondisi waduk tetap aman untuk saat ini,” tegas Erikmon.

Terkait kemungkinan pembukaan pintu pelimpah atau spillway, manajemen PLTA Koto Panjang kembali menegaskan bahwa langkah tersebut tidak akan dilakukan tanpa pertimbangan teknis yang matang. Secara prosedural, spillway baru akan dibuka apabila elevasi waduk melampaui 83,00 meter di atas permukaan laut dengan inflow minimal mencapai 1.000 meter kubik per detik.

Selain itu, pembukaan spillway juga dapat dilakukan melalui mekanisme early release berdasarkan hasil perhitungan teknis tertentu. Perhitungan ini mengacu pada prediksi curah hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta posisi elevasi terhadap kurva Rencana Tahunan Operasi Waduk.

“Early release dilakukan jika kondisi cuaca dan elevasi waduk mengharuskan adanya pelepasan air lebih awal demi menjaga keamanan,” jelasnya.

Manajemen juga menyebutkan bahwa pembukaan pintu pelimpah bisa menjadi opsi apabila pembangkit tidak dapat beroperasi akibat gangguan peralatan, atau ketika elevasi waduk turun hingga di bawah 73,50 meter di atas permukaan laut.

Di akhir keterangannya, Erikmon mengimbau masyarakat di wilayah hilir waduk untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi. Ia memastikan pihaknya akan terus menyampaikan perkembangan kondisi waduk secara terbuka dan berkala kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan informasi yang akurat dan terbaru agar masyarakat tidak khawatir berlebihan,” pungkasnya.

 




 
Berita Lainnya :
  • Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Naik Jadi 76,98 Mdpl, Manajemen Pastikan Masih Aman
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved