www.riau12.com
Rabu, 09-09-2026 | Jam Digital
16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin | 15:57 WIB - Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp 3.994 per Kilogram Pekan Ini | 15:27 WIB - Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645/US$, Yen Jepang Jadi Penopang | 14:42 WIB - 2.121 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 270 Titik dan Inhu Terbanyak | 14:24 WIB - 8 Ranperda Masuk Pembahasan DPRD Kampar, Desa Adat hingga Ketenagakerjaan | 07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita
 
Pernah Berobat di RSJ Tampan Pekanbaru, Pria Desa Koto Tuo Nekat Gantung Diri
Selasa, 13-08-2024 - 15:40:23 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-XIII KOTO KAMPAR- Diduga mengalami sakit jiwa, seorang pemuda HA (27) warga Desa Koto Tuo Barat, Kecamatan XIII Koto Kampar nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (13/8/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban ditemukan di dalam kamarnya oleh orang tuanya dalam keadaan tergantung dengan mengeluarkan darah di bagian hidungnya.

"Dari keterangan orang tuanya korban mengalami sakit jiwa dan pernah diobati di RS Jiwa Tampan, Pekanbaru," terang Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Sudiyanto.

Peristiwa ini diketahui ketika Polsek XIII Koto Kampar mendapatkan informasi bahwa ada ditemukan orang gantung diri di Desa Koto Tuo Barat, atas informasi tersebut Kanit Reskrim bersama piket SPKT langsung menuju TKP.

"Sampai di sana, anggota langsung menemukan korban dalam keadaan kondisi tubuh tergantung dan tidak bernyawa, lalu menghubungi pihak Puskesmas XIII Koto Kampar untuk dilakukan visum luar," terangnya.

Selanjutnya Dokter Puskesmas Dr Ayup melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban, hasil pemeriksaan pada tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul atau senjata tajam dan darah yang menempel pada kaki kiri korban berasal dari darah yang keluar dari hidung korban.

Kapolsek menambahkan, selanjutnya minta keterangan keluarga korban dan diketahuilah bahwa korban memiliki sakit jiwa dan pernah diobati di rumah sakit jiwa Pekanbaru, akan tetapi tidak sembuh.

"Sementara, orang tua korban menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan dan korban menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut, serta bertanggung jawab sepenuhnya mengurusi jenazah korban hingga dikebumikan," jelas Kapolsek.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Pernah Berobat di RSJ Tampan Pekanbaru, Pria Desa Koto Tuo Nekat Gantung Diri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved