www.riau12.com
Rabu, 09-09-2026 | Jam Digital
13:30 WIB - PTPN IV Regional III Salurkan Rp3,65 Miliar TJSL, Sasar Pendidikan hingga UMKM Riau | 13:19 WIB - Tukang Gigi Tewas Dikeroyok di Pelalawan, 4 Orang Diamankan | 11:35 WIB - Dari Kasi, Plt, Kini Definitif: Siti Melia Resmi Jabat Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Kampar | 11:14 WIB - Misharti Lantik 17 Pejabat Kampar, Eks Sekretaris DPMPTSP Pekanbaru Dapat Jabatan Strategis | 10:10 WIB - Beasiswa Rp5 Miliar Dibuka, PKB Kampar: Janji Politik Ahmad Yuzar-Misharti Mulai Dibuktikan | 16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin
 
Pemkab Meranti Berfikir Keras Selamatkan Nasib Ratusan Tenaga Honorer yang Tak masuk Database Pegawai PPPK
Sabtu, 25-01-2025 - 10:59:37 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-MERANTI - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti nampaknya enggan untuk memutus pekerjaan ratusan tenaga honorer yang gagal masuk dalam database Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Saat ini Pemkab Meranti tengah berupaya untuk dapat mengambil kebijakan lain, agar ratusan tenaga honorer yang terancam UUD ASN Nomor 20 Tahun 2023 tetap bertahan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Bambang Suprianto saat dikonfirmasi, Jumat (24/1/2025).

Bambang mengatakan pihaknya berencana menggunakan skema tenaga dikdaya. Regulasi yang digunakan merujuk pada Undang-Undang Tenaga Kerja. Namun mereka masih mengkaji pola tersebut agar tidak menabrak aturan yang berlaku. 

“Untuk saat ini kami sedang mempelajari regulasi yang ada agar mereka bisa tetap bertahan melalui undang undang ketenagakerjaan menggunakan pola autshorching," jelasnya. 

Saat ini dikatakannya regulasi itu telah dilakukan di beberapa daerah di indonesia, salah satunya pemerintah DKI Jakarta.

"Dengan demikian belum ada rencana kita untuk merumahkan mereka," terangnya.

Ia menargetkan bahwa awal Februari 2025 ini sudah dapat susunan gambaran teknis. Karena sesuai dengan edaran mendagri dan undang undang ASN, gaji mereka tidak boleh dibayarkan sejak Januari 2025 ini. 

“Kalaupun kemarin ada masuk satu bulan gaji mereka, itu untuk menutupi gaji Desember 2024 yang belum dibayarkan. Dan harus disalurkan karena telah masuk dalam skema tunda bayar. Jadi untuk 2025 tak boleg lagi," pungkasnya.(***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • Pemkab Meranti Berfikir Keras Selamatkan Nasib Ratusan Tenaga Honorer yang Tak masuk Database Pegawai PPPK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved