www.riau12.com
Rabu, 09-09-2026 | Jam Digital
13:30 WIB - PTPN IV Regional III Salurkan Rp3,65 Miliar TJSL, Sasar Pendidikan hingga UMKM Riau | 13:19 WIB - Tukang Gigi Tewas Dikeroyok di Pelalawan, 4 Orang Diamankan | 11:35 WIB - Dari Kasi, Plt, Kini Definitif: Siti Melia Resmi Jabat Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Kampar | 11:14 WIB - Misharti Lantik 17 Pejabat Kampar, Eks Sekretaris DPMPTSP Pekanbaru Dapat Jabatan Strategis | 10:10 WIB - Beasiswa Rp5 Miliar Dibuka, PKB Kampar: Janji Politik Ahmad Yuzar-Misharti Mulai Dibuktikan | 16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin
 
Ada Dugaan Penggelapan Dana Rp2,3 Miliar di Bumdes Primadona Tandun Rohul, Puluhan Nasabah Tuntut Pengembalian Dana
Senin, 06-01-2025 - 10:04:46 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PASIR PENGARAIAN – Puluhan nasabah Bumdes Primadona di Desa Bono Tapung, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, menuntut pengembalian dana tabungan mereka yang diduga digelapkan oleh pengurus Bumdes. Nilai dugaan penggelapan tersebut mencapai Rp2,3 miliar, memicu keresahan dan kemarahan warga yang menjadi korban.

Tidak adanya transparansi keuangan selama beberapa tahun terakhir membuat warga yakin bahwa pengelolaan dana di Bumdes Primadona berada dalam kondisi kacau. Upaya nasabah untuk mendapatkan kejelasan justru diabaikan oleh para pengurus.

"Ketika kami bertanya soal uang tabungan, pengurus Bumdes, termasuk direktur, selalu menghindar. Kami tidak pernah bisa menarik uang, padahal warga tidak banyak yang meminjam dana disana. Usaha yang diklaim seperti ternak ayam ternyata fiktif. Tidak ada bukti bahwa Bumdes menjalankan usaha tersebut," ujar Arifin, salah satu nasabah, Jumat (3/1/2025).

Arifin mengungkapkan, banyak warga menabung untuk tujuan mulia seperti biaya umrah atau pendidikan anak. Namun, uang mereka justru tidak bisa ditarik, dengan alasan dana tidak tersedia.

Hidup Mewah dan Gelagat Buruk Pengurus

Sodiah (49), nasabah lain, menyatakan kekecewaannya terhadap Direktur Bumdes Primadona, beserta pengurus lainnya. Menurutnya, gaya hidup mewah yang dipertontonkan oleh pengurus semakin memperkuat kecurigaan adanya penyalahgunaan dana.

"Sejak 2006, saya menabung hingga terkumpul Rp120 juta. Ketika saya hendak menarik uang, selalu tidak ada. Bahkan ada warga yang uangnya berkurang padahal tidak pernah menariknya. Ini jelas ulah pengurus," ungkap Sodiah dengan nada kecewa.

Santer terdengar kabar bahwa pengurus Bumdes berencana pindah untuk menghindari tekanan warga. Kondisi ini semakin memperburuk situasi dan menambah keyakinan warga atas dugaan penggelapan.

Tuntutan Warga dan Dugaan Keterlibatan Kepala Desa

Puluhan nasabah Bumdes Primadona berencana melaporkan kasus ini ke Aparat Penegak Hukum (APH). Mereka juga mendesak aparat memeriksa Kepala Desa Bono Tapung, yang diduga melindungi para pengurus Bumdes.

"Kami meminta polisi dan kejaksaan segera memeriksa Direktur Bumdes, kroninya, dan Kades. Jika tidak, kami akan melakukan aksi besar-besaran untuk menuntut hak kami," ujar Arifin, yang diamini oleh nasabah lainnya.

Rincian Nasabah dan Kerugian

Berikut adalah beberapa nasabah Bumdes Primadona yang menjadi korban:

1. Nur Husnul Saidah (55): Rp50 juta 2. Ari Ashari (atas nama Nursinah): Rp56 juta 3. Sodiah (49): Rp120 juta 4. Titin Susanti (40): Rp13 juta 5. Suryati (55): Rp12 juta 6. Sinta Lestari: Rp54 juta 7. Asipa: Rp20 juta

Jumlah korban diperkirakan lebih banyak, namun belum semua melaporkan kerugian mereka secara resmi. Warga berharap keadilan dapat ditegakkan dan dana mereka segera dikembalikan. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Ada Dugaan Penggelapan Dana Rp2,3 Miliar di Bumdes Primadona Tandun Rohul, Puluhan Nasabah Tuntut Pengembalian Dana
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved