Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Satia Manurung Bangga Jadi Pengibar Bendera di HUT ke-80 RI, Impikan Jadi Polisi
Senin, 18-08-2025 - 09:23:15 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-BAGANSIAPIAPI – Wajah Satia Manurung (16) tampak haru bercampur bangga saat berhasil menjalankan tugas sebagai pengibar tengah bendera merah putih pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Rokan Hilir, Ahad (17/8/2025).

Pelajar kelas XI SMA Negeri 1 Tanah Putih Tanjung Melawan ini tidak menyangka bisa terpilih dari keluarga sederhana. Ia merupakan anak sulung dari pasangan Torang Manurung (48) dan Maroto Sinaga (37), warga Kampung Melati, Tanah Putih Tanjung Melawan.
Awalnya, Satia mengikuti seleksi bersama 11 temannya di sekolah. Namun hanya dirinya yang berhasil lolos hingga tingkat kabupaten. "Saya bersyukur kepada Tuhan, terima kasih kepada orang tua dan semua pelatih yang membimbing kami di Paskibra," ujarnya.

Dengan postur tubuh ideal setinggi 171 cm, Satia dipercaya menjadi pengibar tengah, didampingi Ronal Pasaribu di sisi kiri dan Muhammad Rafa di sisi kanan. Baginya, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga tentang arti kedisiplinan, kekuatan fisik, dan pembinaan karakter.
"Selama latihan, saya belajar bagaimana membentuk fisik, mental, dan semangat. Itu semua membuat saya semakin yakin ingin menggapai cita-cita sebagai anggota Polri," ungkapnya penuh semangat.

Keinginannya untuk menjadi polisi mendapat dukungan penuh dari keluarga. Ayahnya, Torang Manurung, mengaku bangga sekaligus terharu melihat pencapaian putra sulungnya.

"Dia ikut seleksi diam-diam, kami baru tahu ketika namanya diumumkan lulus. Soal cita-citanya menjadi polisi, sebagai orang tua kami akan selalu mendukung dan mendoakan," katanya didampingi sang istri.
Momen bertugas di Paskibra ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan hidup Satia. Dari sebuah kampung sederhana di Tanah Putih Tanjung Melawan, ia kini menapaki langkah kecil menuju impian besarnya: mengabdi sebagai penegak hukum.(***)

Sumber: Goriau 




 
Berita Lainnya :
  • Satia Manurung Bangga Jadi Pengibar Bendera di HUT ke-80 RI, Impikan Jadi Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved