Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Usai Santap Pecel di Acara Hajatan, Ratusan Warga Tanjung Rohil Medan Muntah Hingga Dirawat Masal, Diduga Keracunan
Senin, 14-07-2025 - 09:38:54 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-BAGANSIAPIAPI – Ratusan warga Dusun Simpang Tugu, Kepenghuluan Tanjung Medan, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, mengalami keracunan massal usai  hidangan pecel pada sebuah acara hajatan di rumah Arianto alias Anto Keybord, Jumat (11/7/2025) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Awalnya, puluhan ibu-ibu dan remaja mengikuti acara wirid di rumah Arianto dan istrinya, Juliana. Seusai acara, mereka menyantap pecel buatan tuan rumah yang terdiri dari kacang tanah, gula merah, gula putih, kacang panjang, daun ubi, timun, kencur, serta mie lidi warna kuning.
Namun Sabtu (12/7/2025) pagi, gejala mual, muntah, pusing, diare, dan sakit perut mulai dirasakan warga. Sejumlah orang kemudian mendatangi bidan dan Puskesmas Tanjung Medan untuk mendapatkan penanganan.

“Warga yang keracunan merupakan jamaah wirid masyarakat Dusun Tanjung Medan. Jumlahnya lebih dari 100 orang,” ujar Kapolsek Pujud, AKP Boy Setiawan, Senin (14/7/2025).

Gejala terus meluas dan memburuk hingga Ahad (13/7/2025) malam. Warga yang terdampak dirawat intensif di Puskesmas Tanjung Medan, sementara lima orang lainnya dirujuk ke RSUD Pratomo Bagansiapiapi. Beberapa juga dibawa ke fasilitas kesehatan di Bagan Batu dan Ujung Tanjung.
“Laporan resmi kami terima Ahad (13/7/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Dugaan sementara karena konsumsi makanan pecel saat acara wirid,” jelas AKP Boy.

Menyikapi kejadian tersebut, petugas dari BPOM Dumai turun ke lokasi untuk mengambil sampel makanan dari rumah Arianto. Sampel itu akan diperiksa di laboratorium guna memastikan kandungan bahan penyebab keracunan massal tersebut.

Kondisi ini membuat warga setempat cemas dan panik, mengingat dampak yang luas dari insiden makanan tersebut. Hingga kini, proses investigasi masih berjalan dan hasil laboratorium tengah ditunggu.(***)

Sumber: Goriau 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Santap Pecel di Acara Hajatan, Ratusan Warga Tanjung Rohil Medan Muntah Hingga Dirawat Masal, Diduga Keracunan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved