Sabtu, 18-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
2 Ribu Lebih Kasus Malaria Ditemukan di Rohil
Jumat, 01-11-2024 - 15:47:48 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Tim Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir melakukan pemetaan kasus dan larvasidasi pasca penemuan kasus malaria di daerah tersebut. Pasalnya, sejak awal tahun hingga 31 Oktober sudah 2.036 kasus malaria ditemukan di Rohil.

Plh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, drg Wan Fajriatul Mamnunah Sp.KG melalui Penanggung Jawab Malaria Musfardy Rustam mengatakan, untuk menangani malaria di Rohil, pihaknya juga bekerjasama dengan tim dari Kementerian kesehatan.

"Setelah temuan banyaknya kasus malaria di Rohil, kami langsung melakukan pemetaan kasus dan larvasidasi, kemudian juga melakukan pendampingan tenaga kesehatan di puskesmas terutama didaerah yang banyak ditemukan kasus," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, selain ini pihaknya juga melakukan pengaktifan klaster tanggap darurat Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria Rohil bersama Pusat krisis, tim malaria, tim surveilans, tim vektor Kemkes RI, Dinas kesehatan Provinsi Riau, Dias kesehatan Rohil dan Puskesmas yang ada di Rohil.

"Kami juga sudah melakukan audiensi dengan pemerintah kabupaten Rohil yang saat itu bertemu langsung dengan Sekda," sebutnya.

Dipaparkan Musfardy, dari total 2.036 kasus malaria di Rohil tersebut, saat ini paling banyak ditemukan di Kecamatan Pesisir Limau Kapas dengan total kasus 1.482 kasus. Kemudian di Kecamatan Sinabo 161 kasus, Kecamatan Bangko 159, kemudian sisanya terbesar di beberapa Kecamatan lainnya.

"Untuk kasus malaria terbanyak memang ditemukan di Kecamatan Pesisir Limau Kapas yakni 1.482 kasus," ujarnya.

Dengan banyaknya temuan kasus malaria tersebut. Saat ini pihaknya terus memberikan pendampingan dan pemahaman kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman malaria.

"Kemudian melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan menjaga lingkungan tetap bersih. Serta melakukan penyemprotan insektisida," sebutnya.(***)

Sumber: halloriau



 
Berita Lainnya :
  • 2 Ribu Lebih Kasus Malaria Ditemukan di Rohil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved