www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Ancaman Resign Menghantui, Gaji Cleaning Service Kuansing Belum Cair
Selasa, 23-12-2025 - 11:29:00 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12. Com - Selain menunggu gaji yang tak kunjung dibayar, petugas kebersihan Pemkab Kuansing juga dihadapkan pada ancaman resign bagi yang tak sanggup bekerja tanpa kepastian upah.

Derita mereka kian memilukan. Sejak September hingga Desember 2025 ini, para cleaning service tak kunjung menerima gaji. Sudah 4 bulan haknya tak dibayarkan Pemkab Kuansing. Mau meraung-raung, mereka tak mampu bersuara. Takut kehilangan pekerjaan.

"Dari bulan 9 sampai bulan 12 gaji kami belum dikeluarkan. Itu semua CS-CS perkantoran di Kuantan Singingi," ungkap salah seorang CS kepada CAKAPLAH.com via Messenger dan WhatsApp, Senin (22/12/2025) kemarin.

Ia bersama CS lainnya telah berupaya mendesak agar gaji dikeluarkan, karena menyangkut pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Namun, usaha mereka tak kunjung membuahkan hasil.

"Kami sudah tanya di bagian keuangan kantor. Katanya (bagian keuangan) gajinya (CS) nggak tahu," beber CS yang enggan disebutkan namanya itu.

Satu bulan, para CS ini menerima gaji Rp1.050.000,- per bulan di tahun 2025 ini. Sebelumnya, mereka digaji Rp1.500.000,- per bulan.

"Ya, yang masukkan kami kerja pun dari pihak Bupati sekarang. Niat saya cuma satu, keluarkan gaji kami," katanya.

Namun yang aneh, katanya, CS di bagian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing gajinya dibayar lancar. Alasannya, karena mereka bekerja tiap hari.

"Tapi mengapa kami dibedakan. Yang bedanya bekerja di bagian jalan, lancar gajinya. Kami disuruh kerja, tiap hari juga kerjanya. Yang membedakannya Sabtu Minggu kan kantor libur," sebutnya.

Ia baru bekerja sebagai CS tahun ini. Sementara, informasi dari CS yang sudah lama bekerja, kondisi tahun 2024 dan 2025 ini gaji kerap macet. Sebab itu, ia meminta bantuan agar gajinya bisa segera dibayarkan.

"Dari dulu kata kawan yang sudah lama kerja nggak kayak gini. Baru dua tahun ini parah. Tolong ya, tolong selamatkan kami. Saya masih mau kerja. Jangan sampai dari pihak bupati tahu tentang keluh kesah saya," ucapnya.

"Saya bukan menyelamatkan diri saya saja, tapi teman-teman yang lain. Ada yang janda yang suaminya meninggal," lanjutnya lagi.

Ketika ia dan rekan CS lainnya menanyakan soal gaji ke Bagian Keuangan, diakui, jawabannya mengecewakan, karena tidak ada kepastian pembayaran.

"(Ketika ditanyakan) Kas Kuansing kosong. Bagi yang mau bekerja silahkan masuk. Bagi yang tidak sanggup, resign saja. Jadi, saya betul-betul minta tolong ke media, karena tidak ada yang memperhatikan kami. Dan kami mau gaji kami dibayar akhir tahun ini," ujarnya.

Ia menyadari, tidak ada pihak yang berani memperjuangkan gaji para CS ini. Termasuk para awak media. Ia bersyukur, ada yang mau menyampaikan kondisi para CS ini.

"Karena kawan-kawan yang lain takut diberhentikan, makanya bungkam. Dan semua gaji-gaji CS di perkantoran Kuansing belum dibayarkan semuanya, termasuk gaji CS di RSUD," bebernya lagi.

Sementara itu, anggota DPRD Kuansing Yuda Pratama, SH mengaku telah berulang kali mengingatkan Pemkab Kuansing agar membayarkan hak-hak rakyat segera.

"Ini sudah berbulan-bulan mereka bekerja, tak juga dibayar. Maka, saya selalu mengingatkan ini, bayarkan hak rakyat itu," tegasnya lagi, Senin (22/12/2025) kemarin.

 




 
Berita Lainnya :
  • Ancaman Resign Menghantui, Gaji Cleaning Service Kuansing Belum Cair
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved