www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Hak Guru, Tenaga Kesehatan hingga Aparatur Desa Belum Dibayar, DPRD Kuansing Angkat Suara
Kamis, 18-12-2025 - 16:00:19 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com- KUANSING – Tahun anggaran 2025 tinggal menyisakan waktu sekitar dua pekan. Namun hingga kini, sejumlah hak masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) belum dibayarkan secara utuh. Hak-hak tersebut meliputi gaji guru ngaji, Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), tahfiz, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), jasa pelayanan (jaspel) tenaga kesehatan di RSUD Telukkuantan, Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) PNS, hingga gaji aparatur desa.

Hingga saat ini, belum terlihat tanda-tanda pelunasan sisa kewajiban tersebut. Meski sebagian telah direalisasikan setelah adanya desakan dari berbagai pihak, namun masih banyak hak yang belum diterima para penerima manfaat.

Kondisi ini kembali mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kuansing, Yuda Pratama, SH. Legislator muda tersebut mendesak Pemerintah Kabupaten Kuansing agar segera membayarkan seluruh hak masyarakat sebelum tahun anggaran berakhir.

“Segera bayarkan hak-hak mereka. Tahun anggaran 2025 tinggal dua pekan lagi,” tegas Yuda Pratama usai melaksanakan kegiatan reses, beberapa hari lalu.

Menurut Yuda, keterlambatan pembayaran ini akan menimbulkan kekecewaan mendalam bagi para penerima, terlebih di penghujung tahun kebutuhan rumah tangga dan pendidikan anak meningkat.

Ia juga menilai, pembayaran hak-hak tersebut tidak hanya berdampak pada kesejahteraan penerima, tetapi juga akan menggerakkan roda perekonomian daerah, khususnya bagi para pedagang.

 “Jika hak-hak ini dibayarkan, tentu akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Mereka akan berbelanja dan perputaran uang di daerah meningkat,” ujarnya.

Sebagai pelayan masyarakat, lanjut Yuda, peran PNS, CPNS, PPPK, perangkat desa, guru MDA, PAUD, guru surau, hingga tenaga kesehatan sangat vital dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menyoroti keluhan tenaga kesehatan di RSUD Telukkuantan terkait jasa pelayanan yang belum dibayarkan hampir dua tahun terakhir.

“Ini harus menjadi prioritas. Tugas mereka sangat berat dan dituntut maksimal dalam melayani masyarakat. Namun hak mereka justru belum diberikan hingga dua tahun. Ini sangat memprihatinkan,” tegas Legislator Part

 




 
Berita Lainnya :
  • Hak Guru, Tenaga Kesehatan hingga Aparatur Desa Belum Dibayar, DPRD Kuansing Angkat Suara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved