Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor di Kuansing, Polisi Kejar Pemilik dan Pemodal Tambang Ilegal
Sabtu, 29-11-2025 - 14:35:38 WIB
Riau12.com-TELUKKUANTAN – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau kembali memakan korban. Seorang pekerja tewas setelah tertimbun longsor di areal pertambangan ilegal yang berlokasi di Desa Jake.
Peristiwa tragis terjadi pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Informasi yang dihimpun menyebutkan para pelaku menambang menggunakan mesin Robin dan menyelam ke dasar lubang. Nahas, longsor melanda lokasi tambang dan mengubur para pekerja.
Korban yang tewas adalah CNR (20), warga Desa Jake. Ia tertimbun bersama R (21) dan Y (22), yang berhasil selamat dan sempat mencari bantuan warga sekitar. Kepala Desa Jake, Mariantoni, bersama masyarakat dan Bhabinkamtibmas segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Mereka melakukan penggalian manual dan menemukan korban dalam keadaan meninggal.
Sekitar pukul 17.30 WIB, jenazah dibawa ke rumah duka dan malam harinya dimakamkan di TPU Kebun Nenas Desa Jake.
Kapolres Kuansing AKBP R Ricky Pratidiningrat melalui Kasat Reskrim Iptu Gerry Agnar Timur menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa atas meninggalnya pekerja PETI tersebut. Ia menegaskan polisi akan melakukan penyidikan menyeluruh terhadap praktik PETI, termasuk mencari dua rekan korban serta mengejar pemilik dan pemodal.
"Activitas PETI sangat berbahaya, merusak lingkungan, dan menimbulkan risiko tinggi bagi para pekerjanya," kata Gerry. Polisi telah mengantongi identitas pemilik mesin dan pemodal yang diduga berinisial E (37), warga Dusun Sungai Betung, Desa Jake. Penyidik akan memeriksa seluruh pihak terkait untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dua rekan korban yang masih melarikan diri sedang dicari, sementara sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk mesin Robin, karpet, dulang, skop, dan ember berisi pasir.
Komentar Anda :