www.riau12.com
Rabu, 09-09-2026 | Jam Digital
10:10 WIB - Beasiswa Rp5 Miliar Dibuka, PKB Kampar: Janji Politik Ahmad Yuzar-Misharti Mulai Dibuktikan | 16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin | 15:57 WIB - Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp 3.994 per Kilogram Pekan Ini | 15:27 WIB - Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645/US$, Yen Jepang Jadi Penopang | 14:42 WIB - 2.121 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 270 Titik dan Inhu Terbanyak | 14:24 WIB - 8 Ranperda Masuk Pembahasan DPRD Kampar, Desa Adat hingga Ketenagakerjaan
 
Diduga Kelelahan, Atlet Pacu Jalur Meninggal Dunia Usai Tiba di Finis
Jumat, 23-08-2024 - 09:11:01 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KUANSING - Seorang peserta atau atlet Pacu Jalur yang menjadi tradisi di Kuantan Singingi, Riau, bernama Ansurni (43) meninggal dunia. Ia meninggal dunia diduga kelelahan setelah berpacu.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Pangucap mengatakan Ansurni meningal dunia sore ini pukul 16.20 WIB. Korban adalah warga Simpang Pulau Beralo, Kuantan Hilir.

"Benar, ada peserta Pacu Jalur meninggal dunia. Korban bernama Ansurni warga Simpang Pulau Beralo," kata Pangucap saat dikonfirmasi, Kamis (22/8/2024).

Sebelum meninggal dunia, Ansurni sempat merasa kelelahan setelah berpacu. Melihat kondisi menurun, korban dibawa ke Posko Kesehatan Pacu Jalur untuk ditangani oleh tim medis.

"Pada saat korban melaksanakan pacu jalur tersebut korban mengalami pingsan dalam jalur yang berada di pancang finis. Korban lalu dipindahkan ke speed boat ke Posko Kesehatan dan dibawa menuju RSUD Teluk Kuantan pakai mobil ambulans," katanya.

Setelah sampai di RSUD Teluk Kuantan, korban diperiksa oleh pihak RSUD Teluk Kuantan dan dinyatakan meninggal dunia. Lalu pukul 18.30 WIB korban dibawa ke rumah duka.

Korban sendiri tercatat sebagai peserta dari Jalur Jitu Kuantan. Jalur tersebut tercatat berasal dari Desa Pulau Busuk, Kecamatan Inuman, Kuantan Singingi.

"Dugaan sementara atlet jalur ini meninggal karena kelelahan. Jadi terjadi henti jantung atau cardiac arest," kata Pangucap.

Sementara itu anggota BPD Pulau Busuk, Hengki Yuliandi mengatakan korban saat berpacu tercatat sebagai anak pacu Jalur Jitu Kuantan. Korban kelelahan saat finish dan menang.

"Selesai pacu korban kelelahan saat sampai di finish dan itu posisi menang. Kondisi korban sudah lemas dan langsung dibawa ke kajang atau posko, karena kondisi lemah dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan telah henti nafas atau henti jantung," kata Hengki.

Sebelum berpacu, korban sendiri beberapa kali datang latihan. Namun kondisi korban dalam keadaan sehat dan tak ada keluhan.

"Sebelum berpacu kondisi korban sehat dan baik. Selama latihan dan main sebelum-sebelumnya ikut latihan tidak ada keluhan, maka kami tentu sangat berduka," kata Hengki, seperti yang dilansir dari detik.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Diduga Kelelahan, Atlet Pacu Jalur Meninggal Dunia Usai Tiba di Finis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved