Herman Dorong Tindakan Nyata Atasi Stunting, Angka Prevalensi Inhil Capai 25 Persen
Sabtu, 29-11-2025 - 15:23:31 WIB
Riau12.com-INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir Herman mengajak seluruh stakeholder untuk memperkuat kerjasama dalam menangani persoalan stunting di kabupaten ini. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Publikasi Stunting dan Advokasi Lintas Sektor, Jumat (28/11) pagi, di Aula Kantor Bappeda Inhil.
Herman mengungkapkan kekhawatirannya terkait angka prevalensi stunting di Inhil yang saat ini mencapai 25 persen, tertinggi se-Provinsi Riau. Angka ini dinilai mengkhawatirkan karena dapat menghambat perkembangan anak serta berdampak pada kesehatan jangka panjang hingga dewasa.
"Kita harus serius memikirkan gizi anak-anak kita dan melakukan pencegahan stunting sedini mungkin. Penanggulangan tidak cukup hanya dengan teori, tetapi harus ada tindakan nyata," tegas Bupati Herman.
Bupati menambahkan, sebelumnya prevalensi stunting di Inhil berada di angka 18,8 persen, sehingga ia optimis dengan kerjasama semua pihak, kasus stunting dapat tertanggulangi. Herman meminta seluruh dinas dan lembaga yang berwenang untuk memperkuat sinergi dan peran masing-masing, tanpa saling melempar tanggung jawab.
Dalam penanganan stunting, sejumlah dukungan lintas sektor dianggap sangat penting. Dukungan yang dibutuhkan antara lain penguatan koordinasi, monitoring dan evaluasi, serta dukungan dana dari APBD, CSR, Baznas, dan Dana Desa. Selain itu, penguatan layanan kesehatan bagi tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan Tim Pendamping Keluarga, perbaikan gizi, edukasi dan penyuluhan kesehatan, serta perbaikan sanitasi dan akses air minum aman juga menjadi fokus.
Herman berharap seluruh peserta publikasi dan advokasi dapat menyerap materi dengan maksimal, sehingga langkah-langkah strategis yang dijalankan mampu menurunkan angka stunting di Inhil dan memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas.
Komentar Anda :