www.riau12.com
Senin, 01-Desember-2025 | Jam Digital
16:28 WIB - Studi Harvard 85 Tahun Ungkap Pekerjaan Paling Bikin Tidak Bahagia | 16:20 WIB - Minim PJU, Truk Kontainer Kembali Tabrak Portal di Jembatan Siak I Pekanbaru | 09:41 WIB - BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Petir Landa Kuansing, Inhu, dan Inhil Sore Hingga Dini Hari Ini | 16:00 WIB - Riau Job Fair 2025 Dibuka 2–4 Desember, 61 Perusahaan Tawarkan 2.437 Lowongan Kerja | 15:50 WIB - Kesabaran Menghadapi Bencana, Janji Kemenangan dari Allah SWT bagi Orang Beriman | 15:41 WIB - DPRD Kampar Resmi Sahkan APBD 2026 Senilai Rp 2,65 Triliun, Bupati Apresiasi Kerja Keras Dewan
 
Herman Dorong Tindakan Nyata Atasi Stunting, Angka Prevalensi Inhil Capai 25 Persen
Sabtu, 29-11-2025 - 15:23:31 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir Herman mengajak seluruh stakeholder untuk memperkuat kerjasama dalam menangani persoalan stunting di kabupaten ini. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Publikasi Stunting dan Advokasi Lintas Sektor, Jumat (28/11) pagi, di Aula Kantor Bappeda Inhil.


Herman mengungkapkan kekhawatirannya terkait angka prevalensi stunting di Inhil yang saat ini mencapai 25 persen, tertinggi se-Provinsi Riau. Angka ini dinilai mengkhawatirkan karena dapat menghambat perkembangan anak serta berdampak pada kesehatan jangka panjang hingga dewasa.


"Kita harus serius memikirkan gizi anak-anak kita dan melakukan pencegahan stunting sedini mungkin. Penanggulangan tidak cukup hanya dengan teori, tetapi harus ada tindakan nyata," tegas Bupati Herman.


Bupati menambahkan, sebelumnya prevalensi stunting di Inhil berada di angka 18,8 persen, sehingga ia optimis dengan kerjasama semua pihak, kasus stunting dapat tertanggulangi. Herman meminta seluruh dinas dan lembaga yang berwenang untuk memperkuat sinergi dan peran masing-masing, tanpa saling melempar tanggung jawab.


Dalam penanganan stunting, sejumlah dukungan lintas sektor dianggap sangat penting. Dukungan yang dibutuhkan antara lain penguatan koordinasi, monitoring dan evaluasi, serta dukungan dana dari APBD, CSR, Baznas, dan Dana Desa. Selain itu, penguatan layanan kesehatan bagi tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan Tim Pendamping Keluarga, perbaikan gizi, edukasi dan penyuluhan kesehatan, serta perbaikan sanitasi dan akses air minum aman juga menjadi fokus.


Herman berharap seluruh peserta publikasi dan advokasi dapat menyerap materi dengan maksimal, sehingga langkah-langkah strategis yang dijalankan mampu menurunkan angka stunting di Inhil dan memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas.


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Herman Dorong Tindakan Nyata Atasi Stunting, Angka Prevalensi Inhil Capai 25 Persen
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    6 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved