www.riau12.com
Selasa, 08-09-2026 | Jam Digital
16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin | 15:57 WIB - Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp 3.994 per Kilogram Pekan Ini | 15:27 WIB - Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645/US$, Yen Jepang Jadi Penopang | 14:42 WIB - 2.121 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 270 Titik dan Inhu Terbanyak | 14:24 WIB - 8 Ranperda Masuk Pembahasan DPRD Kampar, Desa Adat hingga Ketenagakerjaan | 07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita
 
Rehabilitasi Mangrove, BRGM Inhil Rangkul Berbagai Pihak
Jumat, 26-07-2024 - 10:56:05 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-TEMBILAHAN - DALAM rangka merehabilitasi hutan mangrove di Indragiri Hilir (Inhil) dan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Pemkab Inhil merangkul berbagai pihak.

Antara lain, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau, kelompok masyarakat, pihak akademisi serta pihak-pihak terkait lainnya. 

Untuk meminta masukan dari pihak-pihak tersebut, dilakukan dalam focus group discussion (FGD) dengan mengangkat tema Strategi Rehabilitasi Mangrove Kabupaten Indragiri Hilir. 

FGD ini dibuka Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Inhil H Fajar Husin, dan turut dihadiri Plt Deputi Bidang Edukasi dan Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRGM RI Ir Gatot Soebiantoro MSc, Rabu (24/7).

Kegiatan FGD diharapkan mampu menghimpun masukan, membangun kesepahaman dan kesepakatan bersama untuk berpartisipasi dalam upaya-upaya rehabilitasi hutan mangrove.

Sebagaimana diketahui kegiatan ini merupakan tindak lanjut kunjungan kepala BRGM ke Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, belum lama ini. Dari pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan dari pemangku kepentingan.

‘’Tentunya sebagai solusi mengatasi permasalahan kerusakan lingkungan ekosistem mangrove dan meningkatkan kehidupan masyarakat,’’ kata Gatot Soebiantoro.

Terkait percepatan rehabilitasi mangrove, BRGM mendapatkan dukungan dari Bank Dunia melalui program Mangrove for Coastal Resilience (M4CR). Pendekatan dalam rehabilitasi mangrove menggunakan kerangka 3M yaitu memulihkan, meningkatkan dan mempertahankan.

Kemudian, diperkuat pula dengan penguatan sosial ekonomi masyarakat, kelembagaan maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) rehabilitasi hutan mangrove.

Sementara itu, Asisten III Setdakab Inhil H Fajar Husein memaparkan, 70 prsen penduduk Inhil berprofesi sebagai petani kebun kelapa dan merangkap menjadi nelayan. Maka dengan adanya upaya ini diharapkan mampu melindungi lingkungan pesisir. 

‘’Meningkatkan komoditas yang akan diambil nelayan seperti udang, kepiting, kerang dan lain sebagainya,’’ jelas Fajar Husein. 

Artinya, melalui mangrove yang terjaga, diharapkan anak cucu mendatang bisa menikmati hasil daripada ekosistem mangrove secara berkelanjutan.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Rehabilitasi Mangrove, BRGM Inhil Rangkul Berbagai Pihak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved