www.riau12.com
Selasa, 08-09-2026 | Jam Digital
16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin | 15:57 WIB - Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp 3.994 per Kilogram Pekan Ini | 15:27 WIB - Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645/US$, Yen Jepang Jadi Penopang | 14:42 WIB - 2.121 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 270 Titik dan Inhu Terbanyak | 14:24 WIB - 8 Ranperda Masuk Pembahasan DPRD Kampar, Desa Adat hingga Ketenagakerjaan | 07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita
 
Bantah Tudingan Tak Berdasar, PT SLS Klarifikasi Soal Demo Warga Tanjung Kuyo
Rabu, 19-03-2025 - 09:04:38 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PELALAWAN - Puluhan pemuda yang mengaku sebagai aktivis asal Desa Tanjung Kuyo menggelar unjuk rasa di kantor PT Sari Lembah Subur (PT SLS) pada Senin (17/3/2025).

Aksi demo tersebut berlangsung memanas hingga merusak pagar kantor dan beberapa fasilitas perusahaan.

Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP AR Tinambunan, mengatakan pihaknya telah berupaya memfasilitasi mediasi antara pendemo dan perusahaan.

"Pihak Perusahaan PT SLS sudah oke, namun dari massa pendemo tetap ngotot ingin melaksanakan aksinya," terang AR Tinambunan.

Walaupun aksi demo tersebut telah berakhir, namun dia sangat menyayangkan aksi yang sempat memanas. "Perundingan antara kedua belah pihak akan tetap dilakukan beberapa hari ke depan, guna mencari solusi yang terbaik atas hal yang dipermasalahkan," bebernya.

Pihak PT SLS melalui Community Development Officer (CDO) Dwiky Yudistira menegaskan bahwa tuduhan terkait perbaikan jalan dan sungai tidak berdasar.

Terkait perbaikan jalan umum, Dwiky menjelaskan bahwa sisa tanah galian parit telah ditumpuk di dalam kebun PT SLS, bukan di pinggir jalan.

"Sisa tanah galian parit gajah telah ditumpuk di dalam kebun PT SLS, bukan di pinggir jalan sebagaimana yang dituduhkan," jelasnya.

Dwiky juga menjelaskan bahwa kerusakan jalan disebabkan oleh faktor cuaca dan intensitas kendaraan berat yang melintas.

Ia menegaskan bahwa PT SLS tetap mengacu pada kesepakatan tahun 2020 terkait tanggung jawab perbaikan jalan.

"Kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah saat ini berada di wilayah tanggung jawab PT Pertamina," imbuhnya.

Mengenai perbaikan sungai, Dwiky menegaskan bahwa hal tersebut merupakan ranah pemerintah Kabupaten Pelalawan. Ia juga membantah tuduhan terkait izin Galian C.

"Kami tegaskan bahwa PT SLS tidak memiliki aktivitas atau izin Galian C. Tuduhan ini tidak berdasar dan keliru," pungkasnya.

PT SLS berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat dan berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dengan pihak terkait.(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Bantah Tudingan Tak Berdasar, PT SLS Klarifikasi Soal Demo Warga Tanjung Kuyo
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved