www.riau12.com
Jum'at, 23-Januari-2026 | Jam Digital
11:46 WIB - Penerimaan Pajak Riau Terkontraksi 6,51 Persen, Capai Rp15,81 Triliun | 11:27 WIB - IHRS: Vonis Mati terhadap Tentara Penolak Represi Tambah Kekhawatiran Dunia | 20:50 WIB - Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Naik, Umur 9 Tahun Tembus Rp 3.487 per Kg | 13:10 WIB - Kampar Junior FC Amankan Kemenangan atas Young Abadi FC | 09:50 WIB - BMKG Pekanbaru: Siang Hari, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah | 09:43 WIB - Jalan Nasional Siak II Terancam Amblas, DPRD Pekanbaru Desak Pemerintah Bertindak
 
Inflasi Riau Terkendali di 2025, Pemprov Perkuat Stabilisasi Pangan
Selasa, 06-01-2026 - 16:56:39 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12. Com - Upaya serius Pemprov Riau dalam menjaga stabilitas harga membuahkan hasil. Sepanjang tahun 2025, inflasi daerah tetap berada dalam koridor sasaran nasional berkat berbagai langkah pengendalian pangan.


Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mewakili Plt Gubernur SF Hariyanto, pada Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) di BPS Riau, Senin (5/1/2026).


"Inflasi bukan sekadar target makroekonomi, tetapi merupakan upaya melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas kehidupan rakyat. Alhamdulillah, sepanjang 2025, inflasi Provinsi Riau tetap berada dalam koridor sasaran nasional," katanya. 


Syahrial Abdi menambahkan, keberhasilan pengendalian inflasi ini mendapat apresiasi dari Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP).


"Ini merupakan hasil arah kebijakan yang jelas, koordinasi lintas sektor yang solid, dan kerja keras seluruh tim di lapangan," tegasnya.


Berbagai langkah konkret dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan, mulai dari penguatan BUMD Pangan Riau sebagai instrumen stabilisasi harga, pendirian TOPAN (Toko Pengendalian Inflasi Pangan), hingga pengoperasian TOPLING (Toko Pengendalian Inflasi Pangan Keliling) untuk menjangkau wilayah rentan gejolak harga.


Selain itu, operasi pasar murah telah digelar secara intensif di 224 titik, disertai penguatan kerja sama antar-daerah, kontrak farming, budidaya cabai on-farm, serta kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih.


Seluruh langkah ini berbasis data BPS dan kondisi riil lapangan, bukan asumsi semata.


"Memasuki tahun 2026, kami menargetkan inflasi tetap terkendali dalam koridor nasional, dengan pasokan pangan yang semakin kuat dan distribusi yang lebih efisien," jelas Syahrial.


Untuk diketahui, rilis BPS hari ini menjadi panduan penting bagi Pemprov Riau dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi pembangunan tahun 2026, sekaligus mengawal pelaksanaan RPJMD 2025-2029 agar tetap realistis dan berkelanjutan.


"Data BPS kami jadikan rujukan utama dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Setiap indikator yang dirilis hari ini berfungsi sebagai alat navigasi kebijakan, terutama untuk mengawal pelaksanaan RPJMD Provinsi Riau 2025–2029," tutupnya.


 




 
Berita Lainnya :
  • Inflasi Riau Terkendali di 2025, Pemprov Perkuat Stabilisasi Pangan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    6 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved