www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Wali Kota Agung Nugroho Minta Dinsos Pekanbaru Turun Tengah Malam Demi Menyisir Warga Miskin yang Tak Terdata
Rabu, 17-12-2025 - 12:01:45 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU — Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat komitmen agar program bantuan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan, penyaluran bantuan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus dilakukan secara aktif, merata, dan tepat sasaran.

Sebagai langkah konkret, Agung meminta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy, bersama jajaran untuk turun langsung ke lapangan hingga larut malam. Ia menilai, pendataan pada jam-jam tertentu justru dapat membuka fakta sosial yang selama ini luput dari perhatian pemerintah.

“Saya minta Kadis Sosial dan jajaran tidak hanya turun pagi, siang, atau sore. Coba turun jam 11 malam sampai jam 2 pagi,” kata Agung Nugroho, Selasa, 16 Desember 2025.

Menurut Agung, pada waktu tersebut petugas berpeluang menemukan kelompok masyarakat yang jarang terdata, seperti tunawisma yang terpaksa tidur di pinggir jalan, kolong bangunan, atau fasilitas umum karena tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

Selain itu, ia juga menyoroti warga yang harus bekerja hingga larut malam demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Kelompok ini, kata Agung, kerap terlewat dari pendataan bantuan sosial karena tidak berada di rumah pada jam kerja petugas.

“Mereka inilah yang harus dibantu, yang harus diselamatkan, dan yang harus didata. Jangan menunggu mereka datang meminta bantuan, tapi pemerintah yang harus aktif mencari mereka,” tegasnya.

Agung mengakui, hingga kini masih ada warga Pekanbaru yang hidup dalam kondisi ekonomi sulit dan keterbatasan hunian. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pendekatan proaktif dan humanis dalam pelaksanaan program bantuan sosial agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia berharap, dengan pendataan langsung di lapangan, Pemko Pekanbaru dapat memperoleh data yang lebih akurat sehingga kebijakan bantuan sosial dapat tepat sasaran dan berkeadilan.

“Kita tidak boleh menutup mata. Apa yang kita lakukan harus benar-benar bermanfaat dan terasa oleh warga yang membutuhkan,” pungkas Agung.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • Wali Kota Agung Nugroho Minta Dinsos Pekanbaru Turun Tengah Malam Demi Menyisir Warga Miskin yang Tak Terdata
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved