Yamet CDC Pekanbaru Angkat Bicara soal Dugaan Penganiayaan Anak Berkebutuhan Khusus
Jumat, 28-11-2025 - 12:00:26 WIB
Riau12.com-PEKANBARU – Yamet CDC Pekanbaru angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dialami seorang anak berkebutuhan khusus saat menjalani terapi di tempat tersebut.
Kuasa Hukum Yamet CDC Pekanbaru, Dedi Sutanto, menyampaikan bahwa pihak manajemen tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan bersikap kooperatif, meski laporan kepolisian tidak ditujukan kepada Yamet CDC Pekanbaru secara institusi.
Laporan kepolisian tersebut ditujukan kepada terlapor yang bersifat individu, yakni salah seorang terapis yang kini telah diskorsing oleh manajemen.
“Perlu diketahui bahwa pelapor dan Yamet Pekanbaru telah bekerja sama selama kurang lebih dua tahun. Sejak awal mengetahui kejadian tersebut, Yamet Pekanbaru sudah menunjuk admin khusus yang wajib membantu seluruh kebutuhan pengobatan anak yang ada di video tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian kepada sang anak,” ujar Dedi Sutanto dalam keterangan tertulis, Kamis (27/11).
Terkait laporan kepolisian, Yamet CDC Pekanbaru menegaskan sikap hormat terhadap proses hukum yang tengah berlangsung antara pelapor dan terlapor.
“Mengingat perkara ini menyangkut anak di bawah umur, kami juga menjaga agar isi materi perkara tetap terlindungi demi privasi dan kepentingan anak,” tambah Dedi.
Selain itu, manajemen Yamet CDC Pekanbaru terus melakukan evaluasi internal dan perbaikan berkelanjutan terhadap prosedur serta kualitas layanan. Hal ini termasuk peningkatan pelatihan bagi tim terapi, sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
“Secara internal, kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap prosedur dan kualitas layanan, termasuk peningkatan pelatihan kepada tim, sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang lebih baik,” tutup Dedi.
Langkah ini menunjukkan bahwa meski kasus sedang dalam proses hukum, Yamet CDC Pekanbaru tetap fokus pada perlindungan anak dan peningkatan kualitas layanan sebagai prioritas utama.
Komentar Anda :