www.riau12.com
Jum'at, 01-Juli-2022 | Jam Digital
20:30 WIB - OPINI : Membaca Fenomena Komunikasi, Promosi Berujung Polisi | 17:34 WIB - 65 Orang Mendaftar Seleksi, Neil Antariksa Satu-satunya Komisioner Bawaslu Riau Maju Kembali | 07:10 WIB - Libur Sekolah Tiba, Terminal AKAP Pekanbaru Ramai Penumpang | 06:15 WIB - Parah! Bobol Rekening Nasabah Rp5 Miliar, Oknum Pegawai Bank Diciduk Polda Riau | 05:00 WIB - DLHK Pekanbaru Himbau Masyarakat Buang Sampah Tepat Waktu dan Tempat, Titiknya Berikut Ini | 15:23 WIB - Disketapang Gelar PPM di Car Free Day Pasarkan Pangan Segar dan Olahan KWT
 
Walkot dan DPRD Teken Kesepakatan KUA PPAS APBD-P 2021 Sebesar Rp2,6 Triliun
Rabu, 22-09-2021 - 18:00:34 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riau12.com - Walikota Pekanbaru Firdaus dan pimpinan DPRD menandatangani kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS)

Perubahan APBD 2021 sebesar Rp2,649 Triliun. Hal ini dipengaruhi transfer dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat dan gaji guru Bantu dari Pemprov Riau.

Walikota Firdaus usai rapat paripurna di DPRD Pekanbaru, Rabu (22/9), mengatakan, Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) APBD 2021 telah disepakati.

Hal ini tidak terlepas dari kesepakatan bersama dan kerja keras semua pihak. Sehingga, salah satu tahapan dalam penyusunan APBD-P telah dapat dilalui.

"Penandatanganan kesepakatan ini merupakan hasil dari pembahasan intensif antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan tim anggaran Pemko Pekanbaru.  Perubahan ini sangat penting karena berhubungan dengan kegiatan penganggaran dan penertiban administrasi," ungkapnya.

Perubahan-perubahan yang sudah terjadi dalam perjalanan dimasukkan dalam APBD-P.

Jadi, refocusing (pergeseran) anggaran yang  dilakukan beberapa kali sudah terangkum dalam APBD-P.

Ada penambahan anggaran Rp59 miliar. Tapi sesungguhnya, APBD murni yang disahkan Rp2,597 triliun tahun lalu, justru berkurang.

"Sebenarnya, kami kekurangan Rp60 miliar dari APBD-P. Tapi karena ada transfer pusat ke daerah maka seakan-akan APBD-P ini naik dari APBD murni," ucap Firdaus.

Dana transfer dari pemerintah pusat itu berupa penyaluran dana BOS. Dana ini mesti dimasukkan dalam APBD-P. Nilainya sekitar Rp108 miliar.

Kemudian, Pemko Pekanbaru juga menerima dana transfer dari Pemprov Riau berupa honor guru bantu. Walaupun sebenarnya, guru bantu ini direkrut oleh Pemprov Riau. Tapi, gaji guru bantu ini ditransfer ke pemerintah kabupaten dan kota.

"Kami juga mendapat titipan gaji guru Bantu dari Pemprov Riau sebesar Rp12 miliar. Jadi total dana transfer yang kami terima Rp120 miliar," sebut Wali Kota.

Jadi, APBD-P Pemko bertambah Rp60 miliar. Sehingga, APBD-P Pemko Pekanbaru sebesar Rp2,649 triliun.(R04)




 
Berita Lainnya :
  • Walkot dan DPRD Teken Kesepakatan KUA PPAS APBD-P 2021 Sebesar Rp2,6 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    5 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    6 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    7 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    8 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    9 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2019 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved