Gejolak Geopolitik Panaskan Pasar, Harga Emas Dunia Naik 2,7%
Selasa, 06-01-2026 - 15:42:34 WIB
Riau12. Com - Aksi militer Amerika Serikat di Venezuela berdampak langsung pada pasar global. Harga emas dunia melesat 2,7% pada perdagangan Selasa (6/1/2026) karena investor mencari perlindungan dari ketidakpastian global.
Harga emas spot naik 2,7% menjadi US$ 4.444,52 per ons. Emas spot tercatat pernah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada level US$ 4.549,71 pada 26 Desember 2025. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup menguat 2,8% ke level US$ 4.451,5 per ons.
“Situasi di Venezuela jelas kembali menghidupkan permintaan safe haven, di tengah kekhawatiran yang sudah ada terkait geopolitik, pasokan energi, dan kebijakan moneter,” ujar investor Heraeus Metals Germany, Alexander Zumpfe, seperti dilansir dari Reuters.
Sepanjang 2025, harga emas melonjak 64% didorong ketegangan geopolitik serta siklus pelonggaran suku bunga bank sentral AS. Ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut, pembelian oleh bank sentral, serta arus dana exchange-traded fund (ETF) turut menopang kenaikan harga emas.
Amerika Serikat melancarkan serangan ke Venezuela dan menggulingkan Presiden Nicolas Maduro pada Sabtu lalu. Langkah tersebut menjadi intervensi paling langsung Washington di Amerika Latin sejak invasi ke Panama pada 1989.
Presiden AS Donald Trump juga memperingatkan kemungkinan serangan lanjutan jika Karakas menolak upaya AS membuka sektor industri minyak serta menghentikan perdagangan narkoba. Trump turut mengisyaratkan potensi tindakan terhadap Kolombia dan Meksiko terkait aliran narkotika ilegal.
“Pergerakan menuju rekor tertinggi baru kemungkinan terjadi jika ketegangan geopolitik meluas atau jika data ekonomi AS memperkuat ekspektasi bahwa The Fed harus memangkas suku bunga lebih agresif dari perkiraan pasar saat ini,” kata Zumpfe.
Sementara itu, harga perak melonjak 5,2% menjadi US$ 76,37 per ons, setelah sepanjang 2025 melesat 147%. Kenaikan tersebut didorong penetapan perak sebagai mineral kritis AS serta defisit struktural pasar di tengah meningkatnya permintaan.
Harga platinum spot naik 5,9% ke level US$ 2.269,55 per ons, sedangkan paladium menguat 3,4% menjadi US$ 1.694,75 per ons.
Komentar Anda :