www.riau12.com
Selasa, 08-09-2026 | Jam Digital
07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita | 07:36 WIB - Garuda Muda Bungkam Juara Bertahan Australia 2-0, Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 2027 | 07:22 WIB - Erupsi Anak Krakatau Meluas, 1.558 Penerbangan Tertunda hingga Sekolah Terapkan PJJ | 07:10 WIB - Remaja 14 Tahun di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan OTK, Ditendang hingga Jatuh dari Motor | 06:47 WIB - Asap Makin Pekat, Sekolah PAUD hingga SMP di Pekanbaru Kembali Daring Dua Hari | 20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir
 
Nilai Tukar Petani Riau Turun Tajam, BPS Ungkap Pemicunya
Sabtu, 03-05-2025 - 14:41:36 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU-Riau12.com – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Riau pada April 2025 mengalami penurunan signifikan sebesar 5,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Asep Riyadi, mengatakan bahwa NTP Riau tercatat sebesar 186,40, turun dari posisi Maret 2025 sebesar 197,13.

“Penurunan ini terjadi karena turunnya indeks harga yang diterima petani sebesar 4,62 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani justru naik sebesar 0,87 persen,” ujar Asep, Sabtu (3/5/2025).
NTP merupakan salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani. Jika NTP menurun, artinya daya beli petani terhadap barang dan jasa menurun pula.

Asep menjelaskan bahwa secara regional, kondisi serupa juga terjadi di seluruh provinsi di Pulau Sumatra.

“Riau menjadi provinsi dengan penurunan terdalam keempat se-Sumatera. Penurunan tertinggi terjadi di Bengkulu sebesar 7,23 persen, disusul Sumatera Selatan 7,12 persen dan Jambi 5,73 persen,” cakapnya.

Ia menambahkan bahwa tekanan terhadap NTP Riau juga dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga konsumsi rumah tangga (IKRT) pertanian yang naik sebesar 1,29 persen pada April 2025. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Lainnya sebesar 8,44 persen.
"Kenaikan lainnya juga terjadi pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 1,03 persen, serta kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,75 persen," tambah Asep.

Selain NTP, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Riau juga mengalami penurunan sebesar 4,43 persen, dari 191,70 pada Maret menjadi 183,21 di April 2025.

“Penurunan NTUP ini juga disebabkan oleh turunnya indeks harga yang diterima petani, meski indeks biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM) turun tipis 0,20 persen,” terang Asep.

Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap fluktuasi harga komoditas pertanian dan kebutuhan rumah tangga petani agar kesejahteraan mereka tetap terjaga.(***)

Sumber: Cakaplah 




 
Berita Lainnya :
  • Nilai Tukar Petani Riau Turun Tajam, BPS Ungkap Pemicunya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved