www.riau12.com
Rabu, 09-09-2026 | Jam Digital
16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin | 15:57 WIB - Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp 3.994 per Kilogram Pekan Ini | 15:27 WIB - Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645/US$, Yen Jepang Jadi Penopang | 14:42 WIB - 2.121 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 270 Titik dan Inhu Terbanyak | 14:24 WIB - 8 Ranperda Masuk Pembahasan DPRD Kampar, Desa Adat hingga Ketenagakerjaan | 07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita
 
Kebijakan Efisiensi Presiden Prabowo Dikritik BEM UNRI: Anggaran Dihemat, Pendidikan Melarat
Senin, 17-02-2025 - 11:59:59 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto menuai kritik dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau.

Bentuk kritik ini diwujudkan melalui pemasangan spanduk propaganda di sejumlah titik di Kota Pekanbaru, salah satunya di jembatan penyeberangan orang (JPO) Simpang Tabek Gadang. Spanduk tersebut bertuliskan, "Anggaran Dihemat Pendidikan Melarat".

Presiden Mahasiswa Ego Prayogo mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk ketidakpuasan terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang dianggap merugikan sektor pendidikan.

"Spanduk keberanian tergantung dengan bangga, simbol perlawanan yang tak kenal lelah dari para pelopor pergerakan Universitas Riau. Seminggu ini pemerintah kembali meresahkan masyarakat dengan pemangkasan anggaran akibat efisiensi yang malah menyasar ke hal fundamental di Indonesia," kata Ego Prayogo.

Dikatakannya, efisiensi anggaran yang menjadi sorotan besar mahasiswa saat ini yaitu anggaran pendidikan. Dimana didapati pemotongan pada riset dan infrastruktur pendidikan hingga beasiswa pada program KIP.

"Yang awalnya Rp14,698 triliun kemudian diefesiensi oleh Dirjen Anggaran sebesar Rp1,319 triliun dan banyak lagi yang terdampak efisiensi anggaran," ungkapnya.

Dirinya menilai pola pemerintah saat ini kerap membuat keputusan dan keinginan tidak mempertimbangkan dengan matang. Dikatakannya, pemerintah hanya merumuskan tanpa perencanaan yang tepat memicu gejolak respon masyarakat.

"Keresahan akibat program pemerintah dengan perencanaan yang tidak rampung malah merusak anggaran pendidikan yang menjadi jantung perubahan. Efisiensi anggaran bukannya merujuk pada pemangkadan kegiatan tidak berguna malah menyayat mahasiswa," sebutnya.

Dikatakannya, aksi propaganda ini menjadi peringatan keras untuk pemerintah. "Mahasiswa mengawasi kinerja pemerintah dan hal ono menjadi bukti mahasiswa tidak akan tinggal diam untuk tiap keputusan rezimnya," pungkasnya.(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Kebijakan Efisiensi Presiden Prabowo Dikritik BEM UNRI: Anggaran Dihemat, Pendidikan Melarat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved