www.riau12.com
Kamis, 10-09-2026 | Jam Digital
13:30 WIB - PTPN IV Regional III Salurkan Rp3,65 Miliar TJSL, Sasar Pendidikan hingga UMKM Riau | 13:19 WIB - Tukang Gigi Tewas Dikeroyok di Pelalawan, 4 Orang Diamankan | 11:35 WIB - Dari Kasi, Plt, Kini Definitif: Siti Melia Resmi Jabat Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Kampar | 11:14 WIB - Misharti Lantik 17 Pejabat Kampar, Eks Sekretaris DPMPTSP Pekanbaru Dapat Jabatan Strategis | 10:10 WIB - Beasiswa Rp5 Miliar Dibuka, PKB Kampar: Janji Politik Ahmad Yuzar-Misharti Mulai Dibuktikan | 16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin
 
DPRD Riau Minta Perusahaan Sawit Ikut Tanggung Jawab Pebaikan Jalan di Riau, Jika Tidak, Lebih Bagus di Portal
Rabu, 25-12-2024 - 09:05:58 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, menyerukan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Riau untuk peduli terhadap kerusakan infrastruktur jalan di Riau, jika tidak mau berkontribusi maka lebih bagus jalan di portal sehingga mobil perusahaan tidak bisa melintas. 

Ia menegaskan kontribusi perusahaan sawit sangat diperlukan mengingat anggaran dari APBD saja tidak cukup untuk membiayai perbaikan dan pembangunan jalan.

Edi Basri menawarkan tiga opsi kepada perusahaan sawit agar ikut bertanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur jalan. 

Opsi pertama, yang ditawarkan Edi Basri, perusahaan diwajibkan menyumbang sebesar Rp80 ribu per hektar lahan sawit sebulan yang mereka miliki. 

Dengan luas lahan sawit di Riau yang mencapai jutaan hektar, ia memperkirakan dana yang terkumpul bisa mencapai Rp2 triliun per tahun. Dana sebesar itu dinilai cukup signifikan untuk membantu memperbaiki dan membangun jalan di Riau.

Menurut Edi, kontribusi ini tidak hanya membantu pemerintah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi perusahaan karena jalan yang baik akan mempermudah aktivitas operasional mereka.

"Kita harus melihat ini sebagai tanggung jawab bersama. Jangan hanya membebankan semuanya kepada APBD," ujarnya.

Opsi kedua, jika perusahaan tidak bersedia memberikan kontribusi, Edi meminta pemerintah bekerja sama dengan kepolisian untuk membuat portal di jalan-jalan tertentu.

Portal ini bertujuan untuk membatasi akses kendaraan berat milik perusahaan yang sering kali menjadi penyebab kerusakan jalan.

"Jika tidak mau membantu, maka kita harus tegas. Jangan biarkan kendaraan mereka melintas tanpa kontribusi," tegas Edi.

Sebagai alternatif ketiga, perusahaan diminta untuk membangun jalan sendiri yang dapat digunakan untuk aktivitas mereka.

Hal ini bertujuan agar jalan yang dibangun menggunakan APBD dapat difokuskan untuk kepentingan masyarakat umum, bukan untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan semata.

Edi menekankan, sikap tegas pemerintah diperlukan untuk menegakkan aturan ini.

Menurutnya, perusahaan sawit harus menyadari bahwa mereka juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap daerah tempat mereka beroperasi.

"Perusahaan harus memahami bahwa kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga pada operasional mereka sendiri,"ujarnya.

Ia juga berharap, pemerintah daerah segera menyusun kebijakan konkret agar perusahaan sawit tidak lepas tangan dalam permasalahan ini.

Dengan regulasi yang jelas, diharapkan kontribusi perusahaan dapat dikelola secara transparan dan akuntabel untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Riau.

"Jalan yang rusak ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga semua pihak yang menggunakan jalan tersebut, termasuk perusahaan sawit. Ini soal keadilan bagi masyarakat," pungkas Edi Basri. (***)


Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • DPRD Riau Minta Perusahaan Sawit Ikut Tanggung Jawab Pebaikan Jalan di Riau, Jika Tidak, Lebih Bagus di Portal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved