www.riau12.com
Kamis, 10-09-2026 | Jam Digital
13:30 WIB - PTPN IV Regional III Salurkan Rp3,65 Miliar TJSL, Sasar Pendidikan hingga UMKM Riau | 13:19 WIB - Tukang Gigi Tewas Dikeroyok di Pelalawan, 4 Orang Diamankan | 11:35 WIB - Dari Kasi, Plt, Kini Definitif: Siti Melia Resmi Jabat Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Kampar | 11:14 WIB - Misharti Lantik 17 Pejabat Kampar, Eks Sekretaris DPMPTSP Pekanbaru Dapat Jabatan Strategis | 10:10 WIB - Beasiswa Rp5 Miliar Dibuka, PKB Kampar: Janji Politik Ahmad Yuzar-Misharti Mulai Dibuktikan | 16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin
 
Tutupi Defisit Rp 1,3 Triliun APBD 2025, DPRD Riau Persilahkan Banggar Evaluasi
Kamis, 14-11-2024 - 14:20:55 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- PEKANBARU - Anggota DPRD Provinsi Riau, Hardianto mempersilakan Badan Anggaran (Banggar) untuk membahas kembali penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2025. Sehingga, dapat dicari kembali sumber-sumber pendapatan yang bisa diandalkan untuk menutup defisit anggaran yang diperkirakan mencapai Rp1,3 triliun.Nasi Lemak Riau

"Kami sudah sampai pendapatan, tetapi jika Banggar ingin membahasnya kembali, silakan," ujar Hardianto, yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau pada periode 2019-2024.

Hardianto menyebut pembahasan APBD Riau 2025 masih ada waktu sekitar dua pekan lagi, sebelum pengesahan pada 30 November 2024.

"Targetnya adalah APBD ini harus selesai dibahas dan disahkan sebelum akhir masa anggaran," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Parisman Ihwan menyampaikan bahwa APBD Murni Riau 2025 mengalami defisit mencapai Rp1,3 triliun.

Kemudian, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Budiman Lubis, juga meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta Penjabat Gubernur Riau untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat.

"Defisit sebesar itu sangat besar dan bisa berdampak pada program-program pemerintah yang vital bagi masyarakat," jelasnya.

Meski demikian, pendapat berbeda disampaikan oleh Anggota DPRD Riau, Kasir. Menurutnya, defisit tersebut tidak menjadi masalah jika digunakan untuk kepentingan masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur.

"Jika defisit itu digunakan untuk pembangunan yang bermanfaat, seperti perbaikan jalan yang rusak, saya rasa tidak ada masalah," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembahasan lebih lanjut mengenai pendapatan APBD 2025 akan dilakukan pada 18-30 November 2024, dengan tujuan untuk memaksimalkan pendapatan daerah.(***)

Sumber: Riauonline



 
Berita Lainnya :
  • Tutupi Defisit Rp 1,3 Triliun APBD 2025, DPRD Riau Persilahkan Banggar Evaluasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved