www.riau12.com
Rabu, 09-09-2026 | Jam Digital
16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin | 15:57 WIB - Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp 3.994 per Kilogram Pekan Ini | 15:27 WIB - Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645/US$, Yen Jepang Jadi Penopang | 14:42 WIB - 2.121 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 270 Titik dan Inhu Terbanyak | 14:24 WIB - 8 Ranperda Masuk Pembahasan DPRD Kampar, Desa Adat hingga Ketenagakerjaan | 07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita
 
BMKG Prediksi Potensi Gempa Magnitudo 8,9 di Zona Mentawai dan Selat Sunda 8,7, Ini Penjelasannya
Rabu, 21-08-2024 - 15:35:11 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA- Gempa bumi megathrust menjadi ancaman sejak lama. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun telah melakukan pemetaan wilayah yang diprediksi mengalami gempa bumi berikut dengan kekuatannya di setiap provinsi. Peta dibuat berdasar prediksi gempa bumi yang bersumber dari megathrust dan sumber lainnya.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menuturkan, megathrust merupakan sumber gempa bumi subduksi lempeng yang berasal dari tumbukan lempeng tektonik dengan kedalaman dangkal kurang dari 50 kilometer.

“Di Indonesia terdapat 13 sumber gempa zona megathrust yang berada di selatan Pulau Jawa memanjang hingga Sumatera,” paparnya dalam webinar bertajuk Waspada Gempa Megathrust yang digelar Departemen Teknik Geofisika ITS kemarin.

Dari 13 sumber gempa zona megathrust tersebut, 11 di antaranya telah melepaskan energi yang menjadi gempa dengan magnitudo lebih dari 8. Hanya ada dua sumber gempa megathrust yang belum melepaskan energi, yakni Mentawai–Siberut dan Sunda–Banten.

“Karena ini mitigasi, maka diprediksi dengan skenario terburuk. Untuk Mentawai–Siberut diprediksi kekuatan maksimalnya magnitude 8,9 dan Selat Sunda–Banten magnitude 8,7,” ujarnya.

Untuk mitigasi gempa bumi megathrust, BMKG telah memetakan semua provinsi di Indonesia yang mengalami dampak guncangan kuat. Peta tersebut ditujukan untuk melakukan mitigasi secara tata ruang.

“Kalau untuk tata ruang, dapat digunakan untuk memastikan di mana area yang diharuskan bangunan tahan gempa,” jelas Dwikorita.

Dia mencontohkan pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang berada dekat dengan zona megathrust. Bandara tersebut dibangun dengan ketahanan gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7. Sekaligus mengantisipasi terjadinya tsunami. ”Didesain seperti itu untuk mitigasi gempa bumi dan tsunami,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid menjelaskan, Badan Geologi telah menyusun peta kawasan rawan bencana gempa bumi (KRBG) dan peta kawasan rawan bencana tsunami (KRBT).

“Peta tersebut menggambarkan kerawanan bencana gempa bumi dan tsunami di Indonesia,” terangnya.

Untuk KRBG dapat dikategorikan dalam zona merah, kuning, dan hijau. Warna merah memiliki potensi gempa bumi paling tinggi. ”Kuning kekuatannya sedang dan hijau jauh lebih kecil. Kalau untuk KRBT, peta menggambarkan tsunami di Indonesia,” jelasnya. Misalnya, di Sumatera dan Jawa, ketinggian tsunami bisa lebih dari 3 meter.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • BMKG Prediksi Potensi Gempa Magnitudo 8,9 di Zona Mentawai dan Selat Sunda 8,7, Ini Penjelasannya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved