www.riau12.com
Senin, 07-09-2026 | Jam Digital
07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita | 07:36 WIB - Garuda Muda Bungkam Juara Bertahan Australia 2-0, Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 2027 | 07:22 WIB - Erupsi Anak Krakatau Meluas, 1.558 Penerbangan Tertunda hingga Sekolah Terapkan PJJ | 07:10 WIB - Remaja 14 Tahun di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan OTK, Ditendang hingga Jatuh dari Motor | 06:47 WIB - Asap Makin Pekat, Sekolah PAUD hingga SMP di Pekanbaru Kembali Daring Dua Hari | 20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir
 
Budi Gunaidi Ungkap Biang Kerok Kenaikan Kasus DBD di Awal 2024
Rabu, 06-03-2024 - 15:02:01 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Jakarta - Belakangan kasus demam berdarah dengue (DBD) kembali meningkat di tengah masuknya musim pancaroba. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kenaikan kasus demam berdarah ini memang tengah terjadi di seluruh dunia. Hal ini terjadi saat El Nino, terjadi perubahan iklim, nyamuk menjadi lebih banyak dan menularkannya.

"Kemarin kan El Nino, karena kekurangan pangan, curah hujannya terganggu, jadi memang pasti naik," beber Menkes saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2024).

"Tetapi, yang saya bandingkan dari tahun ke tahun sebenarnya kita not bad. Di Indonesia itu 100-120 ribuan (kasus) setahun. Nah kalau saya lihat, angkanya masih sekitar 11-13 ribu. Jadi, dibandingkan tahun lalu, relatif sama," lanjutnya.

Menkes menjelaskan demam berdarah dengue memang termasuk penyakit musiman. Namun, jika dibandingkan dengan kasus tahun lalu, angka kasus demam berdarah di Indonesia masih relatif sama meski ada El Nino.

"Demam berdarah itu ada musimnya. Memang sekarang lagi musimnya tinggi nih, sekarang begitu masa transisi, ini (demam berdarah) naik," kata Menkes.

"Kemarin saya baru pulang dari Brasil, tinggi sekali (angka demam berdarah). Itu 10 kali lipatnya kita (Indonesia)," sambungnya.

Agar kasus demam berdarah tidak lagi meningkat, Menkes mengimbau untuk:

Bersihkan genangan air yang ada di lingkungan agar tidak ada nyamuk yang menetap di sana
Pakai baju lengan panjang jika ingin bepergian ke tempat yang banyak tanaman atau tumbuh-tumbuhan, agar tidak digigit nyamuk
"Dan untuk dengue kan pengobatannya sudah ada, jelas. Yang penting, begitu kena cek trombosit, mulai pengobatan, dan kasih cairan yang cukup," pungkasnya.


Sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Budi Gunaidi Ungkap Biang Kerok Kenaikan Kasus DBD di Awal 2024
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved