www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Lonjakan Harga Cabai di Riau Dipicu Terputusnya Pasokan dari Sumbar dan Sumut, Pemerintah Cari Alternatif dari Jawa
Senin, 01-12-2025 - 13:35:19 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Harga cabai di Provinsi Riau melonjak drastis pasca bencana alam yang melanda tiga provinsi tetangga. Cabai merah yang sebelumnya dijual Rp40.000 hingga Rp60.000 per kilogram kini tembus Rp150.000 per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Riau, Taufik OH, membenarkan kenaikan harga tersebut. "Kita sudah mengecek ke pasar-pasar dan memang harga cabai merambat naik, berkisar antara Rp130.000-Rp140.000 per kilogram. Namun mulai hari ini, harga cabai kembali melonjak menjadi Rp150.000 per kilogram," ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Taufik menjelaskan bahwa kenaikan harga dipicu oleh menipisnya pasokan cabai dari Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang terdampak banjir dan longsor. Terputusnya akses jalan dari provinsi-provinsi pemasok utama menghambat distribusi cabai ke Riau.

Untuk menekan lonjakan harga lebih lanjut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola pasar induk untuk mendatangkan cabai dari sumber alternatif, termasuk Pulau Jawa. "Kita sudah mencoba menghubungi pemasok dari Jawa, mudah-mudahan bisa masuk dari Brebes dan Jambi. Stok cabai dari Sumbar, Medan, dan Aceh lama-kelamaan akan habis," kata Taufik.

Meski cabai mengalami lonjakan harga signifikan, Taufik memastikan harga bahan pokok lainnya seperti beras, telur, dan minyak goreng masih stabil. Stok beras dari Bulog dikonfirmasi aman hingga akhir tahun, termasuk untuk kebutuhan hari besar keagamaan mendatang.

Pemulihan akses transportasi dari daerah-daerah pemasok diperkirakan membutuhkan waktu, sehingga kelangkaan pasokan cabai diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

 




 
Berita Lainnya :
  • Lonjakan Harga Cabai di Riau Dipicu Terputusnya Pasokan dari Sumbar dan Sumut, Pemerintah Cari Alternatif dari Jawa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved