www.riau12.com
Senin, 01-Desember-2025 | Jam Digital
16:28 WIB - Studi Harvard 85 Tahun Ungkap Pekerjaan Paling Bikin Tidak Bahagia | 16:20 WIB - Minim PJU, Truk Kontainer Kembali Tabrak Portal di Jembatan Siak I Pekanbaru | 09:41 WIB - BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Petir Landa Kuansing, Inhu, dan Inhil Sore Hingga Dini Hari Ini | 16:00 WIB - Riau Job Fair 2025 Dibuka 2–4 Desember, 61 Perusahaan Tawarkan 2.437 Lowongan Kerja | 15:50 WIB - Kesabaran Menghadapi Bencana, Janji Kemenangan dari Allah SWT bagi Orang Beriman | 15:41 WIB - DPRD Kampar Resmi Sahkan APBD 2026 Senilai Rp 2,65 Triliun, Bupati Apresiasi Kerja Keras Dewan
 
Banyak Pihak Terlibat, Cucu Soeharto Sebut Penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Hasil Perjuangan Panjang
Jumat, 28-11-2025 - 14:08:49 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA – Penetapan Presiden ke-2 RI Jenderal Besar HM Soeharto sebagai Pahlawan Nasional disebut sebagai hasil perjuangan panjang dan melibatkan banyak pihak. Hal itu disampaikan cucu pertama almarhum, KRMH H. Agus Sudono, Ardianto, saat menggelar tasyakuran, doa bersama, dan santunan anak yatim di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2025).


Ardianto yang juga Ketua Agus Sudono Centre, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses pengajuan gelar tersebut. Ia secara khusus menyebut Presiden Prabowo Subianto, Ketua Dewan GTK Fadli Zon, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta pemerintah daerah di Jawa Tengah dan Kabupaten Karanganyar.


“Banyak pihak yang terlibat, dan kami menyampaikan terima kasih atas dukungannya,” kata Ardianto.


Ia menjelaskan bahwa usulan gelar pahlawan nasional bagi Soeharto bukan proses yang instan. Rekomendasi dari tingkat kabupaten hingga provinsi sudah muncul sejak 2010, kemudian berlanjut pada berbagai tahapan kajian yang berlangsung hampir satu setengah dekade.


Menurutnya, penetapan gelar ini merupakan bentuk penghargaan negara atas kontribusi Soeharto dalam menjaga stabilitas, keutuhan, dan pembangunan Indonesia pascakemerdekaan.


“Sudah saatnya kita melihat sejarah secara utuh. Gelar ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi beliau untuk bangsa,” ujar Ardianto.


Ia juga mengajak masyarakat untuk mengambil pelajaran dari nilai-nilai kepemimpinan seluruh Presiden Indonesia, terlepas dari kekurangan masing-masing tokoh.


“Kita perlu meneladani nilai kepemimpinan dari para Presiden, dari Bung Karno sampai Gus Dur,” tutupnya.


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Banyak Pihak Terlibat, Cucu Soeharto Sebut Penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Hasil Perjuangan Panjang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    6 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved