www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Indonesia Kembangkan Kapal Selam Tanpa Awak KSOT, Dilengkapi Torpedo Amankan Perairan
Senin, 17-11-2025 - 10:30:34 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Jakarta – Kementerian Pertahanan Indonesia tengah mengembangkan kapal selam tanpa awak atau autonomous yang diberi nama KSOT, sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan laut dan menekan aktivitas penyelundupan. Satu unit KSOT telah menjalani uji coba di Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya beberapa waktu lalu.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan, drone kapal selam ini dirancang untuk beroperasi di wilayah-wilayah rawan penyelundupan dan mampu menyelam hingga enam bulan tanpa awak. Kapal selam ini menggunakan baterai dan dapat diisi ulang sebelum kembali menjalankan tugas bawah laut, serta sudah dilengkapi dengan torpedo untuk operasi pertahanan.

“Kapal selam autonomous ini sangat efektif karena tidak memerlukan awak di dalamnya. Anak-anak bangsa kita sudah mampu memproduksinya, dan uji tembaknya juga sudah dijalankan. Kami akan mulai produksi massal di PT PAL pada 2026,” kata Sjafrie saat penerbangan menuju Aceh, Minggu, 16 November 2025.

Sjafrie menambahkan, keberadaan KSOT akan membantu menutup semua celah di alur laut kepulauan Indonesia, mengingat sebagian besar wilayah negara ini adalah perairan. Drone kapal selam ini diharapkan meningkatkan efektivitas pengamanan laut secara signifikan.

Selain kapal selam autonomous, kekuatan kapal permukaan Indonesia juga diperkuat. Baru-baru ini, TNI kedatangan KRI Brawijaya-320, sebuah fregat terbesar di Asia Tenggara, sebagai bagian dari upaya modernisasi alat utama sistem persenjataan laut.

Dengan pengembangan kapal selam tanpa awak dan penguatan kapal permukaan, Indonesia berupaya menjaga kedaulatan laut serta memperkuat kemampuan pertahanan nasional di wilayah perairan strategis.

 




 
Berita Lainnya :
  • Indonesia Kembangkan Kapal Selam Tanpa Awak KSOT, Dilengkapi Torpedo Amankan Perairan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved