www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
PLN dan Perusahaan Brasil Sepakati Studi Pengembangan PLTA, Disaksikan Presiden Indonesia dan Brasil
Sabtu, 25-10-2025 - 11:29:25 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA – PT PLN (Persero) dan perusahaan investasi multibisnis asal Brasil, J&F S.A, menyepakati studi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Penandatanganan kesepakatan ini disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Presiden Prabowo menyebut kerja sama ini strategis, karena Indonesia dan Brasil merupakan dua kekuatan ekonomi baru di belahan selatan dunia. “Kita berdua adalah kekuatan ekonomi baru yang tengah meningkat secara terus-menerus. Hubungan ini sangat penting bagi kedua negara,” ujar Prabowo, dikutip Jumat (24/10/2025).

Dalam pertemuan bilateral yang intensif itu, kedua pemimpin sepakat mempererat kerja sama di berbagai sektor, termasuk perdagangan, energi, teknologi, pertanian, hingga pertahanan. Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menekankan kesamaan kedua negara sebagai demokrasi besar di selatan dunia yang ekonominya tumbuh pesat dan berorientasi pada keadilan sosial.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas dukungan dalam mendorong kemitraan strategis ini. Menurutnya, kerja sama dengan J&F S.A memiliki makna strategis untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan, khususnya PLTA, di Indonesia.

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, pemerintah menargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik tenaga air sebesar 11,7 gigawatt dalam satu dekade mendatang. “Kami optimistis kerja sama ini akan menjadi enabler bagi percepatan pengembangan PLTA di tanah air,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya untuk berbagi pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menjalankan tanggung jawab bersama menghadirkan energi hijau, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi generasi mendatang.




 
Berita Lainnya :
  • PLN dan Perusahaan Brasil Sepakati Studi Pengembangan PLTA, Disaksikan Presiden Indonesia dan Brasil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved