www.riau12.com
Sabtu, 18-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Penyebab Polisi Sering Diadukan Melanggar HAM
Sabtu, 12-12-2015 - 08:39:10 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA,Riau12.com-Sepanjang 2015, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menerima 7000 pengaduan pelanggaran. Dari jumlah tersebut, institusi Korps Bhayangkara menerima paling banyak keluhan dari masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pengamat Kepolisian, Bambang Widodo Umar menilai, ada beberapa penyebab, polisi sering diadukan. Pertama, lantaran lemah dalam hal pengawasan. Sebab itu, ia meminta, untuk melakukan upaya agar polisi tidak mendapatkan rapor merah dari masyarakat.

"Saya kira polisi memang lemah dalam pengawasan, sehingga mereka seringkali melanggar HAM," ujar Bambang, Sabtu (12/12/2015).

Meski demikian, Bambang menyebut, adanya sebab internal yang membuat polisi seringkali melanggar HAM. Dalam hal sarana dan prasana misalnya, polisi dianggap minim. "Sarana dan prasarana kurang, padahal tugasnya overload. Jadi mereka tidak bertugas salah, bertugas salah," imbuhnya.

Sebab itu, lanjut Bambang, tugas pemerintah, untuk memberi porsi anggaran lebih terhadap Korps Bhayangkara. Dana tersebut, dibutuhkan polisi untuk berlatih keterampilan sehingga menghindari kekeradan yang memicu pelanggaran HAM.

"Dukungan anggaran dengan beban tugas belum sesuai. Misal mereka perlu latihan-latihn keterampilan untuk menghadapi kejahatan biar tidak melanggar kekerasan. Kalau perlu seminggu sekali, kendaraan, uang makan harus diperhatikan," imbuhnya.

Tak hanya itu, Bambang juga mengimbau agar atasan juga tidak berorientasi keatas demi mengincar jabatan. Sementara anak buahnya jarang mendapat perhatian.

"Dukungan fasilitas kerja kurang, atasan kepolisian orientasi (harus) ke bawah. Lihat anak buahnya, jangan mengincar jabatan saja," tukasnya.(r12/okz)




 
Berita Lainnya :
  • Penyebab Polisi Sering Diadukan Melanggar HAM
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved