KWAK Sumbar Gelar Aksi Solidaritas
Senin, 07-12-2015 - 20:07:37 WIB
PADANG,Riau12.com-Koalisi Wartawan Anti-Kekerasan (KWAK) Sumatera Barat menggelar aksi solidaritas atas kekerasan yang dialami wartawan salah satu media online di Pekanbaru, Zuhri Febrianto.
Seperti diketahui, wartawan itu dikeroyok anggota Sabhara Polresta Pekanbaru pada saat melakukan peliputan Kongres HMI di GOR Remaja, Riau pada Sabtu 5 Desember 2015, hingga menyebabkan sejumlah luka.
"Teman kita ini dipukul dengan tongkat dan pentungan di seluruh badan dan kepala serta diinjak-injak oleh beberapa anggota polisi," kata Korlap Aksi, Putra Tanhar di Mapolda Sumbar, Padang, Senin (7/12/2015).
Aksi solidaritas itu juga untuk kasus penganiayaan yang terjadi terhadap dua wartawan yakni Abdul Azis Alimuddin dan Jumadi di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.
"Keduanya dipukul oleh Aipda Andi Sadik saat meliput kampanye akbar di lapangan Gasis. Aipda Andi Sadik juga mengancam akan membunuh Abdul Azis jika membesar-besarkan kejadian pemukulan itu," ujarnya.
Massa wartawan di Padang mendesak Kapolri melihat kasus tersebut dan polisi dapat menjerat pelaku dengan Pasal 18 ayat (1) UU Pers, dan Pasal 351 ayat (1) Jo Pasal 170 KUHP.
Menanggapi aksi wartawan, Wakapolda Sumbar, Kombes Pol Nur Afiah mengatakan oknum polisi yang melakukan pemukulan tersebut, diakui sudah tidak mengikuti aturan.
"Kita dalam masalah ini akan memakai UU kepolisian dan UU Pers, terimakasih masukan teman-teman wartawan dan Polda Sumbar akan berusaha tidak melakukan kekerasan," katanya di hadapan wartawan.
Selain ini, pernyataan sikap tersebut akan disampaikan ke Polri dan mengevaluasi kinerja dari anggotanya. "Nanti akan kita sampaikan kepada Polri," pungkasnya.(r12/okz)
Komentar Anda :