Fadli Zon Tuding Ada Konspirasi Kejagung dengan Bos Freeport
Sabtu, 05-12-2015 - 09:25:32 WIB
JAKARTA,Riau12.com-Pemanggilan Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin oleh pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis, 3 Desember 2015 malam, dinilai bermuatan politis.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Fadli Zon, mensinyalir ada unsur konspirasi terkait pemanggilan mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut di mana saat itu pemeriksaan dilakukan sudah larut malam.
"Menurut saya ada konspirasi antara Kejagung dengan Maroef, bisa saja terjadi konspirasi ini, masak tengah malam dia datang ke Kejaksaan Agung. Ada urusan apa dia datang? Ini perusahaan swasta, saudara Maroef bukan lagi Wakil Kepala BIN, dia ini perusahaan swasta," ujar Fadli Zon ditemui usai pernikahan putri Setya Novanto, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (4/12/2015) malam.
Selain itu, politikus Partai Gerindra ini juga mengimbau kepada Kejagung agar tidak bermain-main dengan hukum. Pasalnya, dirinya menilai ada unsur politis di balik kisruh rekaman percakapan 'papa minta saham' itu.
Maroef Sjamsuddin Bersaksi di MKD
"Kalau dilihat tidak ada pemufakatan jahat, orang ngobrol kok pemufakatan jahat, ini kan bukan negara otoriter. Saya ingatkan pihak Kejagung agar jangan main-main dengan hukum, hanya karena dia orang partai politik, Kejagung jangan dikangkangi oleh Partai Nasdem. Saya tahu itu orang Nasdem," cetusnya.(r12/okz)
Komentar Anda :