www.riau12.com
Sabtu, 18-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kemenag Masih Pikir-Pikir Polisikan Pemalsu Surat Penggalangan Dana ISIS
Jumat, 04-12-2015 - 17:52:08 WIB

TERKAIT:
   
 

BANDUNG,Riau12.com-Surat palsu dari Kanwil Kemenag Jawa Barat berisi edaran agar mewaspadai gerakan KH Athian Ali. Ulama besar Bandung dan Jawa Barat itu dituding sebagai penyebar ajaran Wahabi ekstrim.

Masyarakat pun diimbau waspada. Sebab pengumpulan infak di Masjid Al-Fajr yang dipimpin Athian Ali dipakai untuk membiayai kegiatan ISIS warga Bandung ke Timur Tengah.

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Ahmad Buchori, menegaskan surat itu palsu. Ia tidak pernah menandatangani surat edaran tersebut, apalagi menyebarkannya ke berbagai masjid.

Disinggung apakah akan melaporkan pemalsuan surat itu ke polisi agar pelaku ditangkap, ia belum bisa memastikannya.

"Nanti saya pertimbangkan dulu. Saya akan minta saran dulu ke pusat," kata Buchori saat dikonfirmasi, Jumat (4/12/2015).

Diaa sendiri mengaku khawatir beredarnya surat itu berdampak buruk. Yang paling krusial, ia khawatir umat Islam terpecah belah akibat surat tersebut.

"Secara institusi kita tidak terganggu. Tapi kita khawatir terjadi perpecahan umat. Masyarakat yang kita khawatirkan," ungkapnya.

Seperti diberitakan, surat edaran yang dibuat pada 22 April 2015 itu beredar di jejaring media sosial. Bahkan informasi yang dihimpun, surat itu sudah tersebar di berbagai masjid di Kota Bandung.

Athian Ali yang disebut-sebut dalam surat itu merupakan ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) dan Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS).(r12/okz)




 
Berita Lainnya :
  • Kemenag Masih Pikir-Pikir Polisikan Pemalsu Surat Penggalangan Dana ISIS
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved