www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pengamat: MKD Harus Transparan!
Selasa, 01-12-2015 - 08:40:33 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA,Riau12.com-Ketua Presidium Pergerakan Aktivis untuk Reformasi dan Demokrasi (ProDem), Andrianto mengungkapkan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) harus lebih terbuka mengenai rapat membahas laporan Menteri ESDM, Sudirman Said.

Seperti diketahui, rapat pleno yang digelar MKD sempat heboh dengan munculnya insiden gebrak meja. Menurut Andrianto, MKD seharusnya tak menjadikan persidangan dan segala macam drama di dalamnya hanya kamuflase semata.

"Saya rasa paling penting dari MKD harus terbuka supaya publik bisa menilai jelas, bukan sekedar hanya kamuflase sebagai bagian dari tata cara persidangan. Mereka harus memenuhi keinginan publik karena ada tanggung jawab sosial disitu," kata Andiranto kepada wartawan, Selasa (1/12/2015).

Lebih lanjut Andrianto menuturkan, MKD harus lebih berani dalam menggelar persidangan dengan menghadirkan saksi-saksi yang kompeten yang mengarah pada penyelesaian masalah.

"Kedua, MKD harus lebih progresif dalam melakukan persidangan, harus menghadirkan saksi-saksi yang sangat kompeten," sambung dia.

Hal yang paling substansif menurut Andrianto adalah dihadirkannya seluruh bukti rekaman yang dijanjikan Sudirman Said.

"Kita jangan melihat hal yang tidak substansif, yang harus dilakukan ada bukti rekaman yang kemarin diberikan semua," tutupnya.

Hari ini, rapat pleno MKD akan dilanjutkan kembali setelah kemarin ditunda karena memanas dan memunculkan banyak perdebatan. Tiga hal yang menjadi masalah tertundanya sidang kemarin adalah, tidak adanya verifikasi bukti rekaman yang dikirim Sudirman Said, legal standing Menteri ESDM itu dalam memberikan laporan dan MKD yang langsung membuat jadwal sidang tanpa adanya proses verifikasi.(r12/okz)




 
Berita Lainnya :
  • Pengamat: MKD Harus Transparan!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved