www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
DPR : Integritas Kepala Daerah Kunci Atasi Korupsi Bansos
Sabtu, 14-11-2015 - 11:46:51 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA, Riau12.com - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria mengatakan, masalah bansos adalah masalah klasik yang selalu terjadi dan berulang di setiap tahunnya. Mirisnya hal ini belum bisa teratasi hingga saat ini.

"Harus ada integritas dari kepala daerah sehingga tidak akan ada pelanggaran lagi dalam penyaluran dana bansos. Bangsa kita masih bermasalah dengan integritas. Ke depan masyarakat harus memilih kepala daerah yang memiliki integritas," kata politisi Partai Gerindra tersebut, di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2015).

Selain itu, ujung tombak dari perbaikan integritas ini lanjut Riza berada di partai politik. Menurutnya, sangat jelas diatur dalam Undang-Undang bahwa Indonesia sebagai negara demokrasi sangat bergantung kepada partai politik.

"Hampir semua calon kepala daerah dari partai politik lebih kepada mengkedepankan probabilitas memenangkan. Sehingga potensi menang selalu berada di incumbent. Incumbent ini rata-rata selalu menggunakan dana bansos. Harapannya parpol harus lebih kedepankan integritas calon sekalipun tidak akan menang, walaupun lemah elektabilitas dan popularitas," katanya.

Selanjutnya, program bansos itu sendiri juga harus dikembalikan lagi kepada pemerintah agar penganggarannya sehingga betul-betul dianggarakan kepada masyarakat.

"Harus ada sinergi antara pemerintah dan DPRD. Yang terjadi di daerah mereka kompak untuk menggarkan kepentingan pilkada. Ketika tahun politik kompak dia saling memahami, mengerti, saling mendukung dan ini terjadi. 2014 anggaran diberikan ke anggota DPRD saat Pileg. Kalo kaompak apa yang enggak bisa dibuat," katanya.

Ahmad Riza menyimpulkan, polemik dana bansos ini kembali lagi kepada integritas kepada daerah dan partai politik. 

"Peran parpol yang besar harus menjadikan kader memiliki integritas. Ini yang harus dipentingkan bukan malah elektabilitas dan popularitas semata," pungkasnya.(r12/okz)



 
Berita Lainnya :
  • DPR : Integritas Kepala Daerah Kunci Atasi Korupsi Bansos
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved