www.riau12.com
Jum'at, 17-Juli-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Alor Diguncang Gempa
Minggu, 08-11-2015 - 11:08:25 WIB

TERKAIT:
   
 

KUPANG, Riau12.com-Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Minggu (8/11/2015) masih terus diguncang gempa bumi, sejak gempa pertama yang terjadi pada Senin 2 November lalu.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas 1A Kupang, Sumawan mengatakan, pada hari ini telah terjadi dua kali gempa.

Gempa pertama berkekuatan 3,9 Skala Richter (SR), terjadi tadi pagi sekira pukul 07.54 Wita.

Gempa ini berlokasi pada 8.39 Lintang Selatan (LS) - 125.18 Bujur Timur ( BT) dengan pusat gempa pada 53 Km Tenggara Alor. Gempa tersebut berkedalaman 10 km.

Gempa kedua berkekuatan 2,4 SR, terjadi sekitar pukul 08.52 Wita, dengan lokasi gempa sekira 8.55 LS-124,36 BT, di 47 kilometer Barat Daya Alor pada kedalaman sekitar 10 km dari permukaan laut.

Menurut dia, pada Sabtu kemarin juga terjadi dua kali gempa susulan, walaupun berskala kecil. Dua kali gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (7/11) ini adalah pertama gempa berkekuatan 4,1 Skala Richter (SR), terjadi pada sekitar pukul 03.33 WITA.

Gempa ini berlokasi pada 8.48 Lintang Selatan (LS) - 125.57 Bujur Timur ( BT) dengan pusat gempa pada 97 Km Tenggara Alor. Gempa ini dengan berkedalaman 10 km.

Gempa kedua berkekuatan 3,4 SR, terjadi sekitar pukul 09.52 WITA, dengan lokasi gempa sekitar 8.13 LS-124,94 BT, di 32 kilometer Timur Laut Alor pada kedalaman sekira 10 km dari permukaan laut.

"Meskipun intensitas gempa terus menurun dengan kekuatan yang terus melemah, masyarakat masih tetap trauma sehingga memilih berada di luar rumah," katanya.

Gempa dahsyat berkekuatan 7,2 SR pada 1991 itu mengakibatkan 28 orang tewas, sementara gempa yang terjadi saat ini, tidak meminta korban, kecuali menghancurkan pemukiman penduduk serta fasilitas umum lainnya.(r12/okz)



 
Berita Lainnya :
  • Alor Diguncang Gempa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved