www.riau12.com
Sabtu, 02-Juli-2022 | Jam Digital
20:30 WIB - OPINI : Membaca Fenomena Komunikasi, Promosi Berujung Polisi | 17:34 WIB - 65 Orang Mendaftar Seleksi, Neil Antariksa Satu-satunya Komisioner Bawaslu Riau Maju Kembali | 07:10 WIB - Libur Sekolah Tiba, Terminal AKAP Pekanbaru Ramai Penumpang | 06:15 WIB - Parah! Bobol Rekening Nasabah Rp5 Miliar, Oknum Pegawai Bank Diciduk Polda Riau | 05:00 WIB - DLHK Pekanbaru Himbau Masyarakat Buang Sampah Tepat Waktu dan Tempat, Titiknya Berikut Ini | 15:23 WIB - Disketapang Gelar PPM di Car Free Day Pasarkan Pangan Segar dan Olahan KWT
 
Di Tengah Ancaman Resesi Global Harga Minyak Dunia Turun
Senin, 20-06-2022 - 11:12:34 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com - Harga minyak dunia mengalami penurunan pada perdagangan awal pekan di sesi Asia, Senin (20/6/2022).

Data bursa ICE mencatat minyak brent kontrak Agustus 2022 turun 0,54% di USD112,51 per barel.

Sedangkan brent September 2022 turun 0,55% di USD109,78 per barel.

Sementara itu minyak West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) Juli 2022 koreksi 0,51% di USD109,00 per barel, sementara kontrak Agustus 2022 merosot 0,40% di USD107,55 per barel.

Analis menilai pasokan minyak yang ketat masih mengkhawatirkan pasar di tengah ancaman resesi global yang dinilai dapat mengurangi permintaan.

"Selain itu, secara fundamental pasar minyak juga masih ketat di tengah perlambatan produksi Rusia," kata Analis ANZ dalam sebuah catatan, dilansir Reuters, Senin (20/6/2022).

Produksi minyak Rusia dinilai masih berada di luar jangkauan permintaan sebagian besar pasar global, akibat adanya sanksi Barat.

Dampak tersebut sebelumnya telah dimitigasi dengan strategi pelepasan cadangan minyak strategis, yang dipimpin oleh Amerika Serikat, serta peningkatan produksi dari negara-negara pengekspor minyak bumi dan mitranya (OPEC+), meskipun hal itu dinilai masih belum mampu mengatasi masalah pasokan lebih lanjut.

"Jika Washington tetap dalam kebijakannya saat ini, cadangan strategis AS akan mencapai level terendah selama 40 tahun mecapai 358 juta barel pada Oktober mendatang," kata ANZ.

Di tengah keraguan analis, produksi minyak dan gas AS justru dilaporkan meningkat.

Data perusahaan jasa energi Baker Hughes Co melaporkan jumlah rig minyak dan gas, sebuah indikator awal untul melihat produksi di masa depan, naik sebanyak tujuh unit menjadi 740 per 17 Juni, tertinggi sejak Maret 2020.
Di Libya, produksi minyak tetap masih bergejolak menyusul krisis politik domestik.

Menteri perminyakan Libya Mohamed Oun mengatakan bahwa total produksi negara itu sekitar 700.000 barel per hari (bph). Pekan lalu, produksi minyak Libya berada pada 100.000-150.000 barel per hari.

Dari daratan Asia, nilai ekspor produk minyak dari China, dilaporkan terus menurun, mengingat kebijakan pembatasan baru akibat Covid-19 dikhawatirkan mengganggu konsumsi minyak.

Ekspor bensin di negara itu pada Mei 2022 turun 45,5% dan ekspor solar anjlok 92,7%.

Data bea cukai China menunjukkan berkurangnya permintaan domestik juga sejalan dengan pengurangan kuota ekspor perusahaan.

Sumber : Okezone.com



 
Berita Lainnya :
  • Di Tengah Ancaman Resesi Global Harga Minyak Dunia Turun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    5 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    6 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    7 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    8 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    9 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2019 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved