www.riau12.com
Selasa, 17-Mei-2022 | Jam Digital
18:11 WIB - Matangkan Persiapan Porprov, Ketum KONI M Yasir SH Buka Seleksi PBSI Pekanbaru | 08:24 WIB - Kabar Duka, Tokoh Golkar Riau Zulfan Heri Meninggal Dunia | 15:34 WIB - Berharap ke Gubernur Agar DBH Sawit Juga Untuk Kesejahteraan Guru Honorer di Riau | 07:10 WIB - Dokter Ingatkan Kebiasaan Menahan BAB Bisa Berisiko Bagi Kesehatan Anak | 18:00 WIB - Tunggak Sewa, Dua Kantor Lurah Disegel, Ini Ulasan Sekko Pekanbaru | 16:25 WIB - Liburan Lebaran Usai, Harga Daging Ayam dan Sapi di Pekanbaru masih Mahal
 
Diskusi SMSI Lingkar Merdeka, Digitalisasi Indonesia Belum Merata, Metaverse Tetap Melaju
Kamis, 03-02-2022 - 10:34:59 WIB

TERKAIT:
 
  • Diskusi SMSI Lingkar Merdeka, Digitalisasi Indonesia Belum Merata, Metaverse Tetap Melaju
  •  

    JAKARTA, Riau12.com - Digitalisasi belum merata hingga seluruh wilayah Indonesia. Keadaan seperti itu tidak akan menghentikan jalannya peradaban digital terbaru yang masih dalam kategori fase 4.0.

    Menjadi tidak adil apabila kemajuan teknologi dihentikan dengan alasan banyak warga di berbagai pulau di Indonesia belum seluruhnya paham metaverse, atau bahkan masih ada yang belum mengenal internet.

    Biarkan saja pintu kemajuan teknologi tetap terbuka lebar,  dan penduduk yang belum paham supaya pelan-pelan mengikutinya.

    Demikian benang merah pemikiran yang mengemuka dalam diskusi yang diselenggarakan Forum Diskusi SMSI Lingkar Merdeka, Rabu 2 Februari 2022 di Kantor SMSI Jalan Veteran, Jakarta Pusat.

    Hadir sebagai pembicara  pendiri Bukit Algoritma Budiman Sudjatmiko dan Tedy Tri Tjahyono Dalam diskusi rangkaian menjelang ulang tahun Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ke-5 di Jakarta 7 Maret 2022 ini hadir juga antara lain Ketua Umum SMSI Firdaus, Sekjen SMSI Mohammad Nasir, Anggota Dewan Penasihat SMSI Pusat Ervik Ari Susanto, dan Nishal Dillon (Forum Diskusi Lingkar Merdeka).

    "Pintu perkembangan jangan ditutup untuk kemajuan teknologi, untuk mereka yang sudah menguasai teknologi, maupun yang belum," kata  Budiman Sudjatmiko.

    Kalaupun masih banyak yang belum paham dengan perkembangan teknologi digital terkini, kata Budiman, itu tanggung jawab bersama untuk memberi tahu, mengajari mereka. "Itu kewajiban kita semua, pemerintah, dosen, guru, dan para senior yang paham soal teknologi baru, soal metaverse," tutur Budiman.

    "Jangan karena banyak yang belum paham kemudian dilarang. Di era demokrasi pintu harus dibuka selebar-lebarnya, untuk siapa saja yang mau ikut masuk," tambah Budiman.

    Menurut Tedy Tri Tjahyono (dari Bukit Algoritma), sekarang ini masih di era 4.0, belum masuk 5.0. Nanti menurut perkiraan, kalau sudah memasuki era 5.0, orang sedang melamun, atau sedang berpikir, isi pikirannya bisa di-download. Dan, ini belum terbayangkan bagaimana teknologinya.

     Sepakat dengan Budiman, Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan, pihaknya telah mengajak seluruh anggotanya berjumlah 1.700 pemilik perusahaan media siber untuk beradaptasi dengan teknologi terbaru, metaverse dan pola bisnisnya.

    Bahkan SMSI juga membentuk jaringan di kalangan remaja di seluruh Indonesia dengan nama Millennial Cyber Media. "Semua ini berjalan seiring dengan teknologi digital terbaru," kata Firdaus.

    Sementara itu, Ervik Ari Susanto berharap pemerintah membantu menyediakan jaringan infrastruktur pendukung internet di seluruh Indonesia. Hal ini penting untuk pemerataan pemanfaatan digital untuk berbagai keperluan, terutama pengembangan ekonomi di seluruh Tanah Air.

    "Tujuannya ya membawa kemajuan luhur bangsa Indonesia, untuk kesejahteraan bangsa ini," tutur Budiman. (rilis)



     
    Berita Lainnya :
  • Diskusi SMSI Lingkar Merdeka, Digitalisasi Indonesia Belum Merata, Metaverse Tetap Melaju
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    5 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    6 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    7 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2019 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved